- Bank Indonesia Sumatera Selatan menegaskan bahwa uang rupiah palsu tidak dapat ditukarkan atau diganti nilainya oleh pihak bank.
- Masyarakat diimbau melakukan pemeriksaan keaslian melalui metode 3D serta melaporkan uang yang diragukan ke pihak berwenang terkait.
- Botasupal Sumatera Selatan memusnahkan 24.476 lembar uang palsu hasil akumulasi temuan non-yudisial sepanjang periode tahun 2019 hingga 2026.
SuaraSumsel.id - Bayangkan Anda baru selesai berjualan atau menerima pembayaran tunai, lalu belakangan diketahui uang yang diterima ternyata palsu. Banyak orang mengira uang tersebut masih bisa ditukarkan ke bank atau diganti oleh Bank Indonesia. Faktanya, tidak demikian.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menegaskan, uang rupiah yang setelah melalui proses pemeriksaan dinyatakan tidak asli tidak dapat ditukarkan maupun diganti nilainya, meskipun pemegangnya tidak mengetahui bahwa uang tersebut palsu. Ketentuan ini menjadi bagian dari edukasi yang kembali disampaikan dalam kegiatan pemusnahan barang temuan uang rupiah tidak asli di Palembang.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Bambang Pramono menjelaskan, masyarakat yang menerima uang dan meragukan keasliannya sebaiknya tidak langsung menyimpulkan sendiri.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membawa uang tersebut ke Kantor Bank Indonesia, bank umum, atau kantor kepolisian agar dilakukan proses klarifikasi sesuai ketentuan.
Apabila hasil pemeriksaan menyatakan uang tersebut asli, maka uang akan dikembalikan kepada pemilik dalam kondisi layak edar. Namun apabila terbukti tidak asli, uang tersebut akan ditahan sebagai barang temuan dan tidak dapat ditukar ataupun diganti.
Kenali Uang Asli Sebelum Terlambat
Untuk mencegah masyarakat menjadi korban peredaran uang palsu, Bank Indonesia kembali mengingatkan pentingnya mengenali ciri-ciri keaslian rupiah melalui metode 3D, yaitu Dilihat, Diraba, dan Diterawang.
Melalui metode tersebut, masyarakat diminta memperhatikan warna, gambar, benang pengaman, nomor seri, hasil cetak yang terasa kasar pada bagian tertentu, hingga watermark dan gambar saling isi ketika uang diterawang ke arah cahaya.
Dalam kesempatan yang sama, Badan Koordinasi Pemberantasan Uang Palsu (Botasupal) Provinsi Sumatera Selatan memusnahkan 24.476 lembar uang rupiah tidak asli.
Baca Juga: 16 Ribu Lembar Uang Rp100 Ribu Palsu Dimusnahkan di Sumsel, Pecahan Ini Paling Banyak Beredar
Jumlah tersebut bukan berasal dari satu kasus, melainkan merupakan akumulasi temuan non-yudisial sepanjang 2019 hingga 2026, yang berasal dari klarifikasi masyarakat kepada Bank Indonesia, laporan perbankan, serta temuan dari setoran bank ke Bank Indonesia. Karena itu, BI mengimbau masyarakat tidak panik karena jumlah tersebut relatif sangat kecil dibandingkan total uang rupiah yang beredar di masyarakat.
Kasubdit Perbankan Ditreskrimsus Polda Sumatera Selatan AKBP Resti Arini menegaskan bahwa peredaran uang palsu bukan sekadar tindak pidana biasa, melainkan kejahatan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap rupiah sekaligus mengganggu stabilitas sistem pembayaran.
Karena itu, Polda Sumsel bersama anggota Botasupal akan terus memperkuat penindakan sekaligus edukasi agar masyarakat semakin waspada terhadap peredaran uang palsu.
Berita Terkait
-
16 Ribu Lembar Uang Rp100 Ribu Palsu Dimusnahkan di Sumsel, Pecahan Ini Paling Banyak Beredar
-
BI Ungkap Strategi Jaga Harga Pangan di Sumsel, Inflasi Melandai Meski Kemarau Mengintai
-
Musim Kemarau Mulai Terasa di Sumsel, BI Prediksi Harga Sayur Berpotensi Naik
-
Hari Ketiga GPR x DKG 2026 Semarak, Wadah Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Kreatif
-
Ketika Apresiasi Tak Lagi Berbunyi Receh: Cara Kreatif Bank Indonesia Membumikan Ekonomi Digital
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Terima Uang Palsu Bisa Bikin Rugi, BI Sumsel Tegaskan Tak Bisa Diganti Meski Korban
-
BRI Region 4 Palembang Salurkan Bantuan ke Enam Gereja, Perkuat Kepedulian dan Toleransi
-
PTBA Cetak Mekanik Muda Siap Industri, Lulusan Basic Mechanic Course Ring 1 Tanjung Enim Dikukuhkan
-
Viral Minta Uang ke Sopir Pakai Seragam Polisi, Eks Bripka di Lubuk Linggau Ditangkap
-
Mulai Hari Ini, Isi Solar Subsidi di 10 SPBU Palembang Wajib Ikuti Aturan Baru