Tasmalinda
Rabu, 08 Juli 2026 | 23:08 WIB
PTBA cetak mekanik muda siap kerja, bekali generasi ring 1 Tanjung Enim hadapi dunia industri
Baca 10 detik
  • PTBA dan UT School Tanjung Enim meluluskan 19 peserta program Basic Mechanic Course asal Muara Enim.
  • Pelatihan intensif selama 60 hari membekali peserta kompetensi teknis mekanik dan standar budaya keselamatan kerja industri.
  • Program ini bertujuan meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal serta mendukung pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

SuaraSumsel.id - Kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor industri terus meningkat seiring berkembangnya aktivitas pertambangan, energi, dan alat berat. Menjawab tantangan tersebut, PT Bukit Asam (PTBA) kembali memperkuat investasi pada sumber daya manusia melalui Program Basic Mechanic Course Ring 1 Tanjung Enim.

Program hasil kolaborasi PTBA dengan UT School Tanjung Enim itu berhasil meluluskan 19 peserta yang berasal dari Kecamatan Lawang Kidul dan Kecamatan Muara Enim setelah mengikuti pelatihan intensif selama 60 hari.

Selama dua bulan, peserta mendapatkan pembelajaran teori di kelas sekaligus praktik langsung di lapangan. Kurikulum pelatihan dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi dasar mekanik, kemampuan teknis, serta budaya keselamatan kerja yang menjadi standar utama di dunia industri.

Corporate Secretary Division Head PTBA Eko Prayitno mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Menurutnya, investasi pada peningkatan kompetensi masyarakat merupakan langkah strategis untuk menciptakan tenaga kerja yang mampu bersaing sekaligus memperkuat perekonomian daerah.

"Perseroan meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi pada manusia. Melalui Program Basic Mechanic Course, kami ingin membuka peluang bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional untuk memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri sehingga mampu meningkatkan daya saing sekaligus menciptakan peluang kerja yang lebih luas," ujar Eko.

Ia menambahkan, program tersebut merupakan bagian dari komitmen PTBA untuk tumbuh bersama masyarakat melalui pengembangan kapasitas tenaga kerja lokal yang berkelanjutan.

Kepala Sekolah UT School Tanjung Enim Edi Kurniawan menyampaikan seluruh proses pelatihan telah dilaksanakan sesuai kurikulum yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan dunia industri.

Ia berharap seluruh lulusan mampu memanfaatkan keterampilan yang diperoleh sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun mengembangkan kompetensi secara berkelanjutan.

Baca Juga: PTBA Percepat Flyover Simpang Belimbing dan Ujan Mas, Tingkatkan Keselamatan Masyarakat

Sementara itu, Deputy Site Manager UT Tanjung Enim Sulaiman mengingatkan bahwa kompetensi teknis harus selalu dibarengi penerapan budaya keselamatan kerja.

"Safety bukan sekadar aturan, tetapi harus menjadi budaya dalam setiap aktivitas kerja. Kompetensi teknis harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain," katanya.
Senada dengan itu, Sustainability Division Head PTBA Dedy Saptaria Rosa mengajak seluruh peserta menjadikan kelulusan sebagai awal perjalanan profesional.

Menurutnya, dunia industri terus berkembang sehingga kemampuan belajar dan beradaptasi menjadi modal penting bagi setiap tenaga kerja.

"Kelulusan dari Basic Mechanic Course bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk terus meningkatkan kompetensi. Dunia industri akan terus berkembang sehingga semangat belajar harus selalu dijaga agar mampu menghadapi tantangan di masa depan," ujar Dedy.

Prosesi penutupan program ditandai dengan penyematan tanda kelulusan kepada perwakilan peserta sebagai simbol keberhasilan menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan.

Sebagai bentuk apresiasi, PTBA bersama UT School Tanjung Enim juga memberikan penghargaan kepada lima peserta terbaik yang menunjukkan prestasi unggul dalam aspek akademik, praktik lapangan, serta kedisiplinan selama mengikuti pelatihan.

Load More