Tasmalinda
Selasa, 11 November 2025 | 20:33 WIB
mie celor Palembang (jepretan26hmsyafeiz)
Baca 10 detik
  • Perang mie celor Palembang viral di media sosial dan menarik perhatian warganet.

  • Tiga tempat yang paling banyak disebut yaitu Mie Celor 26 Ilir, HM Syafe’i Zainal Abidin, dan H. Fadly Sekip.

  • Netizen terbelah antara pecinta kuah kental dan kuah ringan dalam menentukan mie celor terenak.

Selain rasa, tampilannya juga “Instagramable.” Piring putih bersih, telur setengah matang yang mengkilat, dan taburan seledri segar membuatnya sering jadi bintang konten kuliner.

“Versi modern tapi tetap Palembang banget. Udangnya gede-gede, dan plating-nya niat,” tulis pengguna @kulineranakrantau.

Kuah Kental vs Kuah Ringan: Netizen Terbelah

Menariknya, perdebatan netizen justru berpusat pada kuah mie celor.
Sebagian warganet menganggap kuah harus kental dan penuh santan agar terasa otentik, sementara yang lain lebih suka versi ringan agar tidak cepat enek.

Perdebatan ini bahkan memunculkan ide agar Pemerintah Kota Palembang membuat Festival Mie Celor, layaknya Festival Pempek yang sudah lebih dulu rutin digelar.

Lebih dari sekadar makanan, mie celor adalah simbol kota Palembang — lembut, kaya rasa, tapi penuh kejutan di setiap suapannya. Setiap kedai punya sejarah, setiap mangkuk punya cerita, dan setiap pelanggan punya kenangan tersendiri.

Tak peduli kamu tim kuah kental atau kuah ringan, satu hal pasti: tak ada yang kalah dalam “Perang Mie Celor.” Karena pada akhirnya, semua sepakat bahwa Palembang tetap juaranya.

Load More