-
Di Palembang, peluang bisnis kuliner rumahan bisa dimulai dengan modal di bawah Rp5 juta.
-
Pempek frozen, cuko botolan, dan kue basah Palembang menjadi ide usaha yang paling menjanjikan.
-
Usaha kuliner lokal dinilai mampu menghasilkan cuan besar asal dikelola dengan kreativitas dan konsistensi.
SuaraSumsel.id - Lelah jadi 'budak korporat'? Mimpi punya usaha sendiri tapi terbentur modal yang selangit? Buang jauh-jauh pikiran itu. Di Palembang, kota yang denyut nadinya adalah kuliner, "cuan" besar seringkali lahir dari dapur rumah yang sederhana.
Lupakan pinjaman bank atau proposal investor yang rumit. Dengan modal di bawah Rp 5 juta bahkan lebih sedikit.
Anda sudah bisa memulai kerajaan bisnis kuliner Anda sendiri. Inilah tujuh ide bisnis rumahan khas Palembang yang tidak hanya menjanjikan, tetapi juga berpotensi menghasilkan pendapatan yang bisa membuat Anda berani mengajukan surat pengunduran diri!
1. Raja/Ratu Pempek Frozen & Vakum
Ini adalah "tambang emas" paling nyata. Orang Palembang di perantauan adalah pasar yang tak pernah mati. Kebutuhan akan pempek otentik sangat tinggi. Dengan kemasan vakum, produk Anda bisa dikirim ke seluruh Indonesia.
Bahan baku awal, plastik vakum (sekitar Rp 300rb), dan stiker logo sederhana.
Fokus pada satu jenis pempek andalan (misalnya, pempek kulit crispy atau pempek adaan premium) untuk membangun ciri khas.
2. Juragan Cuko Premium dalam Botol
Banyak yang bisa membuat pempek, tapi sedikit yang bisa meracik cuko legendaris. Inilah celah Anda. Cuko adalah "nyawa" pempek. Jual cuko Anda dalam botol kaca premium dengan level kepedasan berbeda (Original, Pedas, Pedas Nampol).
Baca Juga: Kronologi Wanita Hamil Ditemukan Tewas di Hotel: Check In Bareng Pria Lain Usai Antar Suami
Gula aren kualitas terbaik (ini kunci!), botol kaca, dan biaya desain label. Tawarkan paket bundling dengan pempek kecil atau kerupuk.
3. Spesialis Kue Basah Palembang (Sistem PO)
Kue Delapan Jam, Maksuba, Kojo. Kue-kue "sultan" ini selalu dicari untuk acara khusus. Prosesnya yang rumit membuat banyak orang lebih memilih membeli. Dengan sistem Pre-Order (PO), Anda tidak perlu modal besar untuk stok.
Modal Utama yakni Loyang, bahan baku premium per pesanan, dan kotak kemasan yang cantik.
Buka PO mingguan di Instagram dan grup WhatsApp arisan. Fokus pada kualitas foto produk yang menggugah selera.
4. Rantangan Pindang Rumahan
Para pekerja kantoran dan keluarga muda di Palembang seringkali tidak punya waktu untuk memasak. Tawarkan paket langganan mingguan Pindang Patin, Pindang Tulang, atau lauk khas Palembang lainnya.
Modal Utama yakni panci besar, bahan baku segar harian, dan wadah rantang atau thinwall.
Promosikan di grup-grup WA kompleks perumahan dan perkantoran. Tawarkan gratis ongkir untuk area terdekat.
5. Kedai Mini Es Kacang Merah & Minuman Khas
Di tengah panasnya Palembang, minuman segar adalah dewa penolong. Modalnya sangat kecil, margin keuntungannya sangat besar. Anda hanya butuh teras rumah.
Modal Utama yakni termos es besar, blender (jika perlu), bahan baku (kacang merah, sirup, dll), dan gelas plastik.
Buat satu menu andalan yang unik, misalnya "Es Kacang Merah Alpukat Kocok".
6. Produsen Sambal Lingkung & Abon Ikan Kemasan
Ini adalah produk oleh-oleh yang tahan lama dan memiliki pasar yang luas.
Tahan lama, mudah dikirim, dan menjadi alternatif oleh-oleh selain pempek.
Modal Utama: Ikan giling, bumbu, toples atau kemasan standing pouch, dan mesin sealer (sekitar Rp 200rb). Titipkan di toko-toko oleh-oleh atau jual secara online.
7. Penggorengan Kemplang & Kerupuk Homemade
Semua orang Palembang butuh teman makan pempek atau pindang.
Permintaan tidak pernah ada matinya. Anda bisa membeli kemplang mentah dari produsen dan fokus pada penggorengan dan pengemasan.
Modalnya ialah wajan super besar, minyak goreng, dan plastik kemasan besar.
Tawarkan varian "bakar" selain "goreng". Jual dalam kemasan kiloan untuk harga yang lebih kompetitif.
Melihat rincian ini, alasan "tidak punya modal" mungkin sudah tidak relevan lagi.
Yang Anda butuhkan sekarang adalah keberanian untuk memulai.
Menurut Anda, dari ketujuh ide ini, mana yang paling ingin Anda coba?
Bagikan pendapat Anda di kolom komentar
Tag
Berita Terkait
-
Kronologi Wanita Hamil Ditemukan Tewas di Hotel: Check In Bareng Pria Lain Usai Antar Suami
-
4 Fakta Baru Pembunuhan Sadis Wanita Hamil Muda di Hotel Palembang: Pelaku Masih Misteri
-
JNE dan UMKM Sumsel 'Bergerak Bersama' Menenun Wastra Lokal Jadi Primadona Nasional
-
'Saya Syok!', Jerit Pilu Suami, Istrinya Tewas Dicekik Saat Bersama Pria Lain di Kamar Hotel
-
Duel Investasi 'Sultan' Palembang: Tanah Pinggiran vs Apartemen Kota, Mana Lebih Cuan?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
EcoGrow Mom PTBA Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Urban Farming di Tanjung Karangan
-
Kilang Pertamina Plaju Pastikan Pasokan Energi Aman Saat Satgas RAFI 1447 H, Perkuat SDM dan HSSE
-
Jadwal Imsak Palembang 27 Februari 2026: Waktu Sahur & Buka Puasa Lengkap
-
Ricuh di Musi Rawas! Kantor Lurah Pasar Muara Beliti Diserbu Warga, Ini Pemicunya
-
98 PHL Dishub Palembang Tiba-Tiba Dirumahkan Jelang Ramadhan, Apa Penyebabnya?