-
Perang mie celor Palembang viral di media sosial dan menarik perhatian warganet.
-
Tiga tempat yang paling banyak disebut yaitu Mie Celor 26 Ilir, HM Syafe’i Zainal Abidin, dan H. Fadly Sekip.
-
Netizen terbelah antara pecinta kuah kental dan kuah ringan dalam menentukan mie celor terenak.
SuaraSumsel.id - Jagat media sosial Palembang tengah ramai memperdebatkan satu hal penting yakni siapa pemilik mie celor terenak di kota pempek ini? Dari TikTok hingga Facebook, warganet seolah terbelah dalam “Perang Mie Celor”, kuliner legendaris berkuah kental santan yang jadi kebanggaan warga Sumatera Selatan.
Dalam beberapa hari terakhir, tagar #MieCelorPalembang ramai berseliweran di berbagai platform. Netizen membandingkan rasa, aroma, bahkan tingkat kekentalan kuah dari beberapa kedai legendaris.
Dari banyak komentar, muncullah tiga nama besar yang disebut-sebut sebagai “tiga besar mie celor terbaik di Palembang.”
1. Mie Celor 26 Ilir H. Syafe’i — Legenda yang Tak Pernah Padam
Bisa dibilang, inilah “raja tanpa mahkota” dalam dunia mie celor Palembang. Warung kecil di kawasan 26 Ilir ini sudah berdiri puluhan tahun dan tetap jadi destinasi wajib bagi warga lokal maupun wisatawan.
Kuahnya kental, gurih, tanpa amis, berpadu sempurna dengan udang rebus dan telur setengah matang di atasnya.
“Kuahnya paling pas. Gurih tapi nggak bikin enek. Makan di sini rasanya kayak nostalgia masa kecil,” tulis akun @kulinerpalembang di Instagram.
Meski tempatnya sederhana, antrean pembeli di pagi hari sering membuat warung ini tampak seperti arena “ibadah kuliner.” Banyak yang bilang, kalau belum makan mie celor H. Syafe’i, belum sah datang ke Palembang.
2. Mie Celor HM Syafe’i Zainal Abidin — Favorit Para Wisatawan
Baca Juga: Terungkap! 5 Pahlawan Tanpa Nama dari Sumsel yang Diam-Diam Ubah Arah Sejarah
Berjarak tak jauh dari Jembatan Ampera, kedai Mie Celor HM Syafe’i Zainal Abidin jadi destinasi paling populer di kalangan turis.
Rasanya lebih ringan dan creamy, cocok bagi yang ingin mencoba mie celor untuk pertama kali. Tempatnya juga luas, nyaman, dan cocok untuk makan bersama keluarga.
“Kuahnya lembut, udangnya fresh, dan rasanya stabil tiap datang. Ini versi elegan dari mie celor Palembang,” komentar @foodloverpalembang di TikTok.
Banyak yang menilai, tempat ini jadi jembatan antara generasi lama dan muda — mempertahankan cita rasa klasik tapi dikemas dengan pelayanan modern.
3. Mie Celor H. Fadly Sekip — Pendatang Baru yang Langsung Viral
Nama Mie Celor H. Fadly mendadak naik daun setelah beberapa food vlogger lokal mengulasnya di media sosial. Berbeda dari dua pendahulunya, tempat ini menawarkan sensasi mie celor versi kekinian, dengan kuah sedikit lebih encer tapi bumbu udangnya terasa kuat dan beraroma tajam.
Tag
Berita Terkait
-
5 Kesalahan Fatal Bikin Bisnis Kuliner di Palembang Gagal Total, Nomor 3 Banyak Dilakukan
-
Modal Kecil, Cuan Besar! Begini Cara Mulai Bisnis Pempek Frozen untuk Pemula
-
Modal di Bawah 5 Juta! 7 Ide Bisnis Rumahan Khas Palembang yang Dijamin Cuan
-
12 Rekomendasi Tempat Makan, Nongkrong dan Hiburan Malam Paling Update di Palembang
-
35 Tempat Wisata Palembang Terbaru & Terhits 2025: Dari Kafe Estetik Hingga Hidden Gem
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
Pilihan
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
-
Jokowi Pamer Ijazah di Depan Mukanya, Roy Suryo Ketawa Ngakak
Terkini
-
Belajar Mengelola Lahan Tanpa Membakar di Desa Gambut
-
Sidang Roy Suryo, Jokowi Beberkan Riwayat Pendidikan dan Mata Kuliah Pilihan di UGM
-
20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan
-
UIN Raden Fatah Gandeng Alunjiva dan Kedutaan Inggris Gelar Workshop AI for Journalism
-
Kebakaran Pabrik OKI Pulp & Paper Berlangsung 4 Jam, Ratusan Karyawan Berhamburan, Ini Faktanya