-
Sriwijaya FC ditahan imbang 1-1 oleh Sumsel United di Stadion Jakabaring.
-
Gol Kahar Kalu di menit ke-89 membatalkan keunggulan Sriwijaya FC.
-
Sriwijaya FC belum pernah meraih kemenangan dari delapan laga Liga 2 musim ini.
SuaraSumsel.id - Kemenangan yang sudah di depan mata buyar seketika. Sriwijaya FC gagal meraih kemenangan perdana musim ini setelah ditahan imbang 1-1 oleh Sumsel United di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (2/11/2025).
Gol telat di menit ke-89 menjadi mimpi buruk bagi Laskar Wong Kito di hadapan pendukungnya sendiri. Sriwijaya FC memulai laga dengan percaya diri.
Dominasi mereka berbuah hasil di menit ke-32. Vieri berhasil mencetak gol pembuka setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Sumsel United. Gol itu disambut sorakan meriah pemain klub, seolah menandakan lahirnya momentum kebangkitan Sriwijaya FC.
Namun, setelah unggul, permainan Sriwijaya FC justru menurun. Tempo melambat, koordinasi di lini tengah mulai longgar, dan serangan balik lawan kerap membuat pertahanan goyah.
Masuk babak kedua, Sumsel United tampil jauh lebih agresif. Pelatih Nilmaizar melakukan pergantian yang efektif yakni menambah tenaga di sayap dan menekan lini pertahanan Sriwijaya FC lewat kecepatan pemain muda.
Tekanan demi tekanan akhirnya berbuah hasil di penghujung laga.
Pada menit ke-89, Kahar Kalu sukses memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan dan menyontek bola ke gawang Sriwijaya.
Gol itu langsung mematikan sorakan suporter tuan rumah. Dari yang semula menanti tiga poin, kini hanya tersisa rasa kecewa dan keheningan di tribun.
Pelatih Sriwijaya FC tak bisa menutupi rasa frustrasi usai pertandingan. “Anak-anak sudah berjuang, tapi kami kehilangan fokus di saat-saat penting. Ini hal yang harus kami benahi,” ujarnya usai laga.
Pelatih Sumsel United, Nilmaizar, menyebut hasil imbang ini buah dari kerja keras dan keyakinan timnya. “Tidak mudah tertinggal di kandang lawan, tapi mereka tetap percaya sampai menit terakhir. Ini soal mental,” ucapnya.
Baca Juga: Kinerja Moncer! Bank Sumsel Babel Terus Tumbuh hingga Kuartal III 2025
Tambahan satu poin belum banyak mengubah posisi Sriwijaya FC di klasemen sementara Liga 2.
Dari delapan laga yang sudah dijalani, mereka baru mengantongi dua poin hasil dari dua kali imbang dan belum sekalipun menang.
Sebaliknya, Sumsel United tetap bertahan di papan tengah dengan torehan 11 poin dan moral yang meningkat setelah menahan rival sekota mereka di kandangnya sendiri.
Laga ini sekali lagi membuktikan, derby Sumatera Selatan tak pernah kehilangan drama. Bagi Sriwijaya FC, hasil ini terasa seperti kekalahan; bagi Sumsel United, hasil ini setara kemenangan moral. Dan bagi suporter, menit ke-89 di Jakabaring akan selalu diingat.
Tag
Berita Terkait
-
Laga Harga Diri! Sriwijaya FC vs Sumsel United Jadi Pertarungan Antar Generasi di Palembang
-
Duka Mendalam di Laga Sriwijaya FC, Putra Amuba Tewas Usai Jatuh dari Tribun
-
Sriwijaya FC Terpuruk di Dasar Klasemen, Belum Sekali Pun Menang
-
Sriwijaya FC Kalah Lagi di Kandang! Suporter Meledak Protes Usai Dibantai 3-1 oleh Bekasi City
-
SFC Gaet AKBP Mario Ivanry Jadi Asmen Baru: Siap Dampingi Wapres di Laga Home
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Sosok Pria di Balik Identitas Ganda yang Diduga Tipu Dokter di Palembang, Terbongkar Usai Lebaran
-
Gandus Geger, Siswi SD Ditemukan Trauma, Diduga Korban Kekerasan Seksual Driver Ojol
-
Dituntut 12 Tahun, Eks Dirjen Perkeretaapian Divonis 8,5 Tahun di Kasus LRT Palembang
-
Rakor Dipimpin Gubernur Herman Deru, Benarkah Banjir Palembang Segera Teratasi?