-
Suporter Sriwijaya FC meluapkan protes keras usai kekalahan 1–3 dari FC Bekasi City di Stadion GSJ Palembang.
-
Spanduk dan nyanyian bernada protes ditujukan kepada manajemen, pelatih, dan pemain SFC.
-
Sriwijaya FC kini tertekan di klasemen Liga 2 dan dituntut segera melakukan evaluasi besar-besaran.
SuaraSumsel.id - Suasana Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) sore itu berubah panas bukan karena tensi pertandingan, melainkan ledakan kekecewaan dari ribuan pendukung Sriwijaya FC.
Seusai tim kebanggaan mereka kembali menelan kekalahan 1–3 dari FC Bekasi City pada lanjutan Pegadaian Championship (Liga 2) 2025/2026, suporter langsung meluapkan protes keras terhadap manajemen, pelatih, dan para pemain.
Hasil tersebut memperpanjang catatan buruk Laskar Wong Kito, yang kini belum meraih kemenangan dalam dua laga terakhir. Kekalahan di kandang sendiri menjadi puncak kekecewaan fans yang menilai tim tampil tanpa semangat juang dan kehilangan karakter bermain.
Begitu peluit panjang dibunyikan, beberapa kelompok suporter terlihat membentangkan spanduk bertuliskan “SFC Bangkit atau Bubarkan!” dan “Manajemen Gagal, Kami Bosan Janji!”. Nyanyian dukungan berubah menjadi sorakan keras, bahkan sebagian penonton memilih bertahan di tribun lebih lama untuk menyuarakan protes mereka.
Seorang pentolan suporter, yang enggan disebut namanya, menuturkan bahwa kekecewaan mereka sudah menumpuk.
“Kami datang bukan cuma untuk lihat tim kalah terus. Ini Sriwijaya FC, tim besar. Kalau tidak ada perubahan, ya jangan salahkan kami kalau aksi ini berlanjut,” ujarnya lantang dari tribun timur.
Menurutnya, suporter menilai performa tim tak sebanding dengan potensi skuad yang dimiliki. Selain menyasar manajemen, sebagian fans juga menyoroti strategi pelatih yang dianggap monoton dan tak mampu mengangkat moral pemain.
Padahal, sempat ada harapan ketika Al Muzanny berhasil mencetak gol pada menit ke-52. Gol itu sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 1–2 dan membangkitkan semangat pemain serta penonton di stadion. Namun, pertahanan solid dari FC Bekasi City membuat upaya penyamaan skor selalu kandas.
Di penghujung laga, justru tim tamu menambah satu gol lagi yang memastikan kemenangan 3–1 dan menutup harapan Elang Andalas untuk bangkit di kandang sendiri.
Baca Juga: SFC Gaet AKBP Mario Ivanry Jadi Asmen Baru: Siap Dampingi Wapres di Laga Home
Usai laga, beberapa perwakilan suporter dikabarkan mencoba menemui manajemen klub untuk meminta klarifikasi terkait performa buruk tim. Mereka mendesak agar KONI Sumsel dan pengurus SFC segera melakukan evaluasi total, mulai dari manajerial, pelatih, hingga pemain.
“Sudah saatnya ada tindakan nyata. Jangan terus menjual nama besar Sriwijaya FC tanpa hasil di lapangan,” kata seorang anggota Superter.
Kekalahan ini membuat posisi Sriwijaya FC di klasemen sementara Liga 2 kian terpuruk. Jika tak segera bangkit, peluang untuk menembus fase berikutnya bisa tertutup lebih cepat dari yang diperkirakan.
Meski begitu, sejumlah pemain tetap berjanji untuk memperbaiki diri. “Kami minta maaf kepada suporter. Kami akan berjuang di laga berikutnya,” ujar Al Muzanny, pencetak gol tunggal SFC dalam laga tersebut.
Berita Terkait
-
SFC Gaet AKBP Mario Ivanry Jadi Asmen Baru: Siap Dampingi Wapres di Laga Home
-
Terpuruk di Dasar Klasemen, Masa Depan Sriwijaya FC Kini Dipertaruhkan?
-
Indisipliner! Achmad Zulkifli Dinonaktifkan, Manajemen SFC Siapkan Karteker
-
Didominasi Pemain Muda, Sriwijaya FC Siap Bangkit Demi Kembali ke Liga 1
-
Bukan Sriwijaya FC, Klub Inilah yang Diincar Sumsel United Jelang Championship 2025/26
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar
-
Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin
-
Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan
-
22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?
-
Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi