-
Pertandingan final Palembang vs Lubuklinggau di Porprov Sumsel 2025 berakhir ricuh.
-
Pemain dari kedua tim terlibat adu jotos di lapangan Serasan Sekate, Sekayu.
-
Panitia dan petugas keamanan langsung melerai, sementara sanksi masih menunggu keputusan resmi.
SuaraSumsel.id - Laga final cabang olahraga sepak bola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Sumatera Selatan 2025 berlangsung panas di Stadion Serasan Sekate, Kamis (30/10/2025). Pertandingan yang mempertemukan dan Lubuklinggau itu awalnya berjalan ketat dan menegangkan.
Palembang akhirnya memecah kebuntuan di babak tambahan lewat gol penentu dari pemain bernama Ican, yang membuat suporter Palembang bersorak keras di tribun. Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan Palembang keluar sebagai juara.
Namun, momen kemenangan itu tak sepenuhnya berjalan manis. Sesaat setelah laga usai, terjadi insiden kecil antara pemain kedua tim. Beberapa pemain terlihat saling dorong bahkan sempat melayangkan pukulan di tengah lapangan.
Petugas keamanan dan panitia pertandingan dengan sigap masuk ke lapangan untuk melerai. Situasi berhasil dikendalikan sebelum kericuhan meluas ke area penonton.
Meski insiden ini tidak berlangsung lama, publik mulai bertanya-tanya: mengapa laga final yang seharusnya menjadi simbol sportivitas justru diwarnai emosi dan ketegangan?
Hingga kini, pihak panitia Porprov Sumsel XV belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Namun, sejumlah saksi di lokasi menyebut tensi pertandingan memang sudah tinggi sejak awal, terutama setelah beberapa keputusan wasit dianggap kontroversial oleh kubu Lubuklinggau.
Porprov Sumsel yang semestinya menjadi ajang silaturahmi antardaerah kini kembali diingat publik bukan hanya karena gol penentu Ican, tapi juga karena emosi yang sempat memanas di akhir laga.
Tag
Berita Terkait
-
Kain Songket Berusia Seabad Pulang ke Palembang Setelah Disimpan di Loteng Rumah Warga Australia
-
Siang Membakar, Malam Tetap Panas! BMKG Sebut Sumsel Alami Cuaca Tak Biasa
-
5 Fakta Sidang Kasus Korupsi Ketiga Alex Noerdin: Usia 75 Tahun, Terancam Hukuman Berat
-
Usia 75 Tahun, Alex Noerdin Jalani Kasus Korupsi Ketiga dengan Dakwaan Pasal Berlapis
-
Kerja di Palembang Gaji UMR, Mending Nabung Emas atau Reksadana Biar Cuan?
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar
-
Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin
-
Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan
-
22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?
-
Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi