-
Banyak warga Palembang bermimpi memiliki usaha kos-kosan karena dianggap menjanjikan.
-
Modal membangun kos 10 kamar di Palembang bisa mencapai lebih dari Rp1 miliar.
-
Keuntungan bersih usaha kosan sekitar Rp6,5 juta per bulan dengan masa balik modal 12 hingga 15 tahun.
SuaraSumsel.id - Banyak warga Palembang, Sumatera Selatan dari pekerja kantoran sampai PNS memiliki mimpi yang sama: jadi juragan kosan. Terlihat menjanjikan, apalagi di tengah permintaan tinggi dari mahasiswa dan pekerja luar kota.
Tapi, apakah benar bisnis kos-kosan selalu menghasilkan cuan besar?
Modal Awal: Tak Sekadar Beli Tanah dan Bangun Kamar
Untuk membangun kos dengan 10 kamar di kawasan padat seperti Bukit Besar, Ilir Barat I, atau Demang Lebar Daun, modal awalnya bisa mencapai Rp800 juta hingga Rp1,2 miliar.
Rinciannya:
- Tanah 200 m²: Rp500 juta – Rp700 juta
- Bangunan 10 kamar standar (dengan kamar mandi dalam): Rp400 juta – Rp500 juta
- Perabotan, listrik, air, dan izin usaha: Rp100 juta
- Total biaya bisa menembus Rp1 miliar lebih. Artinya, butuh perhitungan matang sebelum terjun.
Potensi Pendapatan: Stabil tapi Tidak Langsung Balik Modal
Tarif kos di Palembang bervariasi, mulai dari Rp800 ribu–Rp1,5 juta per bulan tergantung fasilitas. Jika 10 kamar penuh dengan tarif Rp1 juta per bulan, pemilik bisa meraup Rp10 juta per bulan atau Rp120 juta per tahun.
Namun, jangan lupa potongan biaya rutin:
- Listrik & air: Rp2 juta/bulan
- Perawatan & kebersihan: Rp1 juta/bulan
- Pajak & biaya tak terduga: Rp500 ribu/bulan
- Artinya, keuntungan bersih sekitar Rp6,5 juta per bulan. Dengan perhitungan ini, balik modal baru bisa tercapai setelah 12–15 tahun.
Tidak semua bulan kamar terisi penuh. Apalagi di musim libur kuliah atau saat banyak pekerja pindah kontrak. Selain itu, biaya perawatan sering tak terduga — atap bocor, AC rusak, hingga pompa air mati bisa langsung memotong laba bulanan.
Baca Juga: Viral! Siswi SMP 30 Palembang Nyaris Diculik, Pelaku Bawa Alat Suntik dan Pukul Korban
“Banyak yang kaget, ternyata jadi juragan kos itu nggak seindah di YouTube,” kata Rendy (38), pemilik kos di kawasan Patal.
“Kalau pengelolaan asal-asalan, malah buntung karena biaya perbaikan terus muncul.”
Tips Biar Bisnis Kosan Tetap Cuan
- Pilih lokasi strategis dekat kampus, perkantoran, atau akses transportasi umum.
- Terapkan sistem digital, misalnya pembayaran otomatis via transfer dan pengingat sewa.
- Rawat bangunan secara berkala agar tidak keluar biaya besar di akhir.
- Diversifikasi fasilitas, seperti WiFi cepat dan dapur bersama untuk menarik penyewa.
Bisnis kosan di Palembang memang masih menjanjikan, asalkan dijalankan dengan strategi dan disiplin pengelolaan.
Jadi, kalau kamu bermimpi jadi juragan kos, pastikan mimpi itu dibangun di atas hitungan yang realistis — bukan sekadar gengsi punya propert
Tag
Berita Terkait
-
Viral! Siswi SMP 30 Palembang Nyaris Diculik, Pelaku Bawa Alat Suntik dan Pukul Korban
-
Sportivitas Dipertanyakan, Viral Final Porprov Sumsel 2025 Ricuh di Lapangan Sekayu
-
Kain Songket Berusia Seabad Pulang ke Palembang Setelah Disimpan di Loteng Rumah Warga Australia
-
Siang Membakar, Malam Tetap Panas! BMKG Sebut Sumsel Alami Cuaca Tak Biasa
-
5 Fakta Sidang Kasus Korupsi Ketiga Alex Noerdin: Usia 75 Tahun, Terancam Hukuman Berat
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
BRILink Agen Bisa Dapat Reward dari BRI, Begini Caranya
-
BRI Hadirkan Program Reward Emas bagi BRILink Agen yang Sukses Tingkatkan Pengguna BRImo
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh