-
Gaji fresh graduate di Palembang bervariasi antara Rp3 juta hingga Rp6 juta tergantung jurusan kuliah.
-
Lulusan Teknik Informatika menempati posisi tertinggi, sementara Pendidikan dan Komunikasi cenderung lebih rendah.
-
Tren kenaikan gaji tahun 2025 mencapai 12 persen karena pertumbuhan sektor digital dan jasa.
SuaraSumsel.id - Bagi para mahasiswa tingkat akhir dan pencari kerja muda di Palembang, kabar ini bisa menjadi panduan penting sebelum melangkah ke dunia kerja. Data terbaru dari platform pencari kerja dan riset ketenagakerjaan menunjukkan perbedaan cukup signifikan antara rata-rata gaji fresh graduate di Palembang, tergantung pada jurusan kuliah yang ditempuh.
Menurut hasil survei lokal yang dikumpulkan sepanjang 2025, lulusan dari jurusan Teknik Informatika dan Sistem Informasi masih menempati posisi teratas dengan rata-rata gaji awal mencapai Rp6 juta per bulan, terutama bagi yang bekerja di sektor digital, startup, dan perusahaan teknologi.
Lulusan Akuntansi dan Manajemen umumnya memulai karier di angka Rp4 juta hingga Rp5 juta per bulan, tergantung pada posisi dan skala perusahaan. Sektor keuangan dan perbankan tetap menjadi tujuan favorit karena menawarkan jenjang karier yang stabil serta tunjangan tambahan seperti bonus kinerja dan pelatihan profesional.
Untuk jurusan Kesehatan, seperti Keperawatan dan Farmasi, gaji awal di rumah sakit swasta atau klinik di Palembang berkisar antara Rp3,5 juta hingga Rp4,5 juta. Namun, angka ini bisa meningkat tajam bagi tenaga medis yang bekerja di fasilitas kesehatan rujukan atau mengambil jam lembur.
Berbeda dengan bidang sains dan sosial, lulusan Pendidikan dan Ilmu Komunikasi cenderung memiliki gaji awal yang lebih bervariasi, antara Rp3 juta hingga Rp4 juta, tergantung apakah mereka bekerja di sektor formal seperti sekolah dan media, atau di industri kreatif dan agensi.
Adapun jurusan Hukum menempati posisi tengah, dengan rata-rata penghasilan awal Rp4 juta hingga Rp5 juta per bulan, terutama bagi lulusan yang bekerja di kantor advokat, BUMN, atau lembaga pemerintahan.
Perbedaan ini wajar dan mencerminkan tren kebutuhan industri di Palembang yang tengah bertransformasi ke arah ekonomi digital dan jasa profesional.
Menariknya, laporan ini juga mencatat bahwa gaji fresh graduate di Palembang meningkat sekitar 12 persen dibanding tahun lalu, seiring dengan naiknya permintaan tenaga kerja di sektor logistik, e-commerce, dan energi.
Bagi mahasiswa dan calon lulusan, informasi ini bisa menjadi bahan pertimbangan penting untuk menyiapkan strategi karier, sekaligus menentukan apakah akan melanjutkan pendidikan, mengikuti pelatihan tambahan, atau langsung terjun ke dunia kerja.
Baca Juga: Harga Emas Antam Ambruk Rp177 Ribu per Gram, Terparah Sepanjang Sejarah
Berita Terkait
-
Harga Emas Antam Ambruk Rp177 Ribu per Gram, Terparah Sepanjang Sejarah
-
Fakta Lengkap Kasus Penganiayaan Antar Guru di SMAN 16 Palembang yang Bikin Publik Geram
-
Bukan Cuma PTBA & Pusri! Ini 7 Perusahaan di Sumsel yang Diam-Diam Kuasai Ekonomi Daerah
-
BI Optimistis Ekonomi Sumsel 2025 Tumbuh 5,6 Persen, Didorong Daya Beli dan Hilirisasi Industri
-
Drama di Sidang PMI Palembang: Eksepsi Eks Wawako Ditolak, 99 Saksi Siap Bongkar Aliran Dana
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap