-
Harga mobil bekas di bawah Rp60 juta masih banyak diminati mahasiswa.
-
Mobil seperti Toyota Starlet, Suzuki Karimun, dan Hyundai Atoz terkenal irit BBM.
-
Pembeli disarankan memeriksa kondisi mesin dan pajak kendaraan sebelum membeli.
SuaraSumsel.id - Harga mobil baru yang kian melambung membuat banyak mahasiswa dan pekerja muda mulai melirik mobil bekas sebagai kendaraan harian. Tak hanya karena harganya lebih terjangkau, tapi juga karena beberapa model lawas justru terkenal tangguh dan irit bahan bakar, cocok buat aktivitas kampus atau kuliah di luar kota.
Dengan budget di bawah Rp60 juta, ternyata masih ada beberapa mobil bekas yang bisa diandalkan tanpa harus khawatir dompet jebol di SPBU.
Berikut deretan pilihan mobil bekas irit BBM yang paling banyak diburu anak muda.
1. Toyota Starlet (1995–1999)
Mobil hatchback legendaris ini masih jadi incaran karena bentuknya mungil, mesin bandel, dan konsumsi BBM bisa tembus 14–17 km/liter. Sparepart-nya pun mudah didapat. Cocok buat mahasiswa yang ingin tampil klasik tapi tetap fungsional.
Harga pasaran: Rp45–55 juta (tergantung kondisi)
2. Honda Civic Wonder (1986–1990)
Meski usianya tak muda, Civic Wonder tetap punya aura sporty yang disukai anak kampus. Mesin 1.3–1.5 liternya terkenal irit dan awet. Banyak komunitasnya juga, jadi gampang kalau mau restorasi atau upgrade tampilan.
Harga pasaran: Rp50–60 juta
Baca Juga: Polisi Sebut Kasus Timothy Anugrah Bukan Bullying, tapi Netizen Kok Nggak Percaya?
3. Suzuki Karimun Kotak (2000–2006)
Bentuknya imut dan hemat ruang parkir. Mesin 1.0 liternya punya efisiensi tinggi, bisa menempuh hingga 16 km/liter. Interiornya lega dan bagasi cukup luas untuk bawa buku, tas, bahkan printer portable.
Harga pasaran: Rp45–58 juta
4. Daihatsu Xenia 1.0 (2004–2008)
Kalau butuh mobil buat rame-rame ke kampus atau kegiatan UKM, Xenia lawas bisa jadi pilihan pas. Kapasitas 7 penumpang, mesin irit, dan biaya servis terjangkau. Banyak yang jual dengan kondisi masih bagus di marketplace mobil bekas.
Harga pasaran: Rp55–60 juta
Tag
Berita Terkait
-
Polisi Sebut Kasus Timothy Anugrah Bukan Bullying, tapi Netizen Kok Nggak Percaya?
-
Bukan Target IPK, Tapi Mencari Teman: Rencana Kuliah Timothy Anugrah Bikin Netizen Menangis
-
Viral Pemuda Nyamar Jadi Perempuan demi Masuk Asrama Unsri, Akhirnya Ketahuan
-
Viral Mahasiswa UNSRI Lecehkan Pacar Teman Sendiri dengan Alasan Antar Galon ke Kos
-
Kampus Diguncang Dualisme: Universitas Sjakhyakirti Palembang Akhirnya Disanksi Kemendikti
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
Terkini
-
Saat Seniman Bersua Regulasi, Urgensi Seni dan Kebudayaan Palembang Menguat
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
5 Cara Mudah Menghafal Perkalian 1-10 untuk Anak SD
-
Apa Itu Bioavtur dan Benarkah Pabrik di Banyuasin Sumsel yang Pertama di Dunia?
-
Jepang Garap Pabrik Bioavtur di Banyuasin, Ini 7 Fakta Investasi Rp310 Miliar