-
New Balance kembali populer karena gaya “dad shoes” menjadi tren global.
-
Strategi branding yang tenang membuat New Balance dipandang mewah dan autentik.
-
Kolaborasi eksklusif dengan desainer terkenal membuat New Balance semakin diminati anak muda.
SuaraSumsel.id - Sepatu yang dulu dianggap “bapak-bapak banget” kini jadi simbol coolness di dunia fesyen global. Dari jalanan Seoul, runway Paris, hingga mal di Jakarta, logo “N” besar dari New Balance kembali jadi incaran.
Tapi apa yang membuat sepatu yang identik dengan gaya sederhana ini tiba-tiba “meledak” di kalangan anak muda?
1. Gaya ‘Ugly Shoes’ yang Jadi Tren Baru
Beberapa tahun lalu, konsep ugly fashion atau dad shoes dianggap aneh. Namun, saat selebritas seperti Kendall Jenner, Timothée Chalamet, dan Jisoo BLACKPINK mulai mengenakannya, persepsi berubah.
New Balance 990, 550, dan 2002R kini tak lagi dianggap jadul—melainkan “ikon klasik” yang menandakan selera tinggi tapi tanpa usaha berlebihan.
“New Balance menawarkan kenyamanan, tapi kini juga status,” ujar stylist fesyen Riko Abidin. “Itu kombinasi langka yang dicari anak muda zaman sekarang.”
2. Branding yang Tenang tapi Berkelas
Berbeda dengan Nike atau Adidas yang agresif, New Balance memilih jalur “silent luxury”—keberhasilan tanpa teriak.
Kampanye mereka menonjolkan keaslian, kepraktisan, dan kenyamanan. Bahkan banyak profesional muda kini menjadikannya sebagai simbol kesuksesan yang understated.
3. Kolaborasi Cerdas: Dari Aimé Leon Dore hingga JJJJound
Baca Juga: Duel Ladang Cuan Jastip Palembang: Gengsi Bangkok vs Cepatnya Jakarta, Pilih Mana?
Kebangkitan New Balance tak lepas dari kerja sama strategis dengan merek streetwear dan desainer indie.
Kolaborasi dengan Aimé Leon Dore, JJJJound, hingga Stone Island menciptakan aura eksklusif dan “artisanal”.
Rilis terbatas membuat setiap model jadi incaran reseller dengan harga dua kali lipat.
4. Kenyamanan Jadi Senjata Utama
Di era di mana gaya hidup aktif dan hybrid working mendominasi, sepatu nyaman tapi tetap keren jadi kebutuhan.
Teknologi Fresh Foam dan FuelCell milik New Balance memberikan bantalan ringan namun stabil—ideal untuk harian maupun gaya santai di kafe.
5. Nostalgia dan Identitas Generasi Baru
Generasi Z dan milenial kini mencari produk yang punya “cerita”. New Balance, dengan sejarah sejak 1906 dan citra klasiknya, memenuhi kebutuhan itu.
Sepatu ini bukan hanya benda fesyen, tapi juga statement: sederhana, autentik, dan percaya diri.
Berita Terkait
-
Duel Ladang Cuan Jastip Palembang: Gengsi Bangkok vs Cepatnya Jakarta, Pilih Mana?
-
Nyesek Sepatu Idaman Ternyata Sempit? Jangan Dijual! Coba 7 Trik 'Ajaib' Ini
-
Bikin Nyesel! Ini 5 Kesalahan Fatal Beli Sepatu Online, Nomor 3 Sering Disepelekan
-
Bosan Sandal Jepit Cepat Putus? Saatnya Beralih ke 7 Sandal 'Tank' Ini
-
Bukan Sekadar Murah: Di Balik Ledakan Tren Thrifting Gen Z Melawan 'Tirani' Fast Fashion
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
7 Foundation Pilihan MUA untuk Makeup Pernikahan yang Tahan Lama
-
7 Fakta Tragis Lansia di Palembang Jadi Korban Perampokan, Jasad Ditemukan Membusuk
-
Rumus Diskon Ganda: Cara Menghitung 50 Persen dan 20 Persen dengan Benar
-
Ziarah Kubro Palembang 2026: Jadwal Lengkap, Rangkaian Acara, dan Maknanya
-
5 Fakta Narkoba Etomidate Berkedok Vape yang Beredar di Palembang