-
Fetri, ibu rumah tangga di Palembang, menggunakan aplikasi Tring! by Pegadaian untuk menabung dan berinvestasi emas secara mudah dari rumah.
-
Aplikasi Tring! menghadirkan layanan keuangan digital terpadu dengan fitur pembelian, cicilan, gadai, dan deposito emas dalam satu platform.
-
Pegadaian berkomitmen menjaga keamanan data serta aset nasabah melalui transformasi digital yang memudahkan dan memperluas akses layanan.
Dengan konsep “1 User ID, Semua Kebutuhan”, proses registrasi dan verifikasi data kini cukup dilakukan sekali. Semua transaksi berlangsung seamless , terasa mulus, cepat, dan efisien.
“Kami tidak sekadar mentransformasi layanan, tapi juga cara masyarakat memandang masa depan.” ujar Novryandi, Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil III Sumbagsel
Novryandi menegaskan bahwa inovasi ini lahir dari komitmen untuk memberikan rasa aman dan kemudahan. “Pegadaian menempatkan keamanan sebagai prioritas utama,” ujarnya. “Aplikasi Tring! memastikan keamanan data nasabah terjamin, dan aset emas dijamin fisiknya serta tersimpan dengan standar keamanan terbaik.”
Bagi Pegadaian, transformasi ini bukan sekadar modernisasi, melainkan cara untuk menjaga kepercayaan yang telah dibangun selama lebih dari satu abad. Jika dulu masyarakat datang ke loket membawa perhiasan, kini mereka datang lewat layar ponsel membawa harapan.
Sentuhan Kecil, Arti Besar
Transformasi Pegadaian melalui Tring! menghadirkan wajah baru lembaga yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Ia kini lebih dekat, lebih mudah, dan lebih manusiawi.
Tring! masih terasa lembut, tapi kini menggema lebih jauh.
Dari genggaman tangan, harapan itu kini tersimpan di langit digital yang tak lagi mengenal jarak. Pegadaian telah menjembatani masa lalu dan masa depan, menghadirkan tradisi lama dalam bentuk baru. Setiap Tring! yang terdengar adalah tanda bahwa kepercayaan itu belum hilang, hanya berubah bentuk, menjadi cahaya kecil yang kini hidup di ujung jari.
Tring! bukan hanya aplikasi. Dalam satu genggaman, masyarakat bisa berinvestasi, mencicil emas, hingga membayar tagihan rumah tangga tanpa kehilangan rasa percaya.
Baca Juga: Selamat Tinggal Mal! 5 Bisnis di Lorong Sempit Palembang yang Omzetnya Gila-gilaan
Ketika sore datang, Fetri menutup ponselnya. Cahaya jingga dari Sungai Musi memantul di wajahnya, menyerupai warna emas yang lembut. Ia tersenyum kecil. Dulu, rasa lega datang dari denting gelang emas yang jatuh ke tangan. Kini, dari bunyi kecil di layar.
Tring! masih lembut, tapi kini menggema lebih jauh sekaligus meng-EMAS-kan Indonesia.
Tag
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal Mal! 5 Bisnis di Lorong Sempit Palembang yang Omzetnya Gila-gilaan
-
Kasus Penipuan Rp1,8 Miliar? Transportir BBM Desak Polisi Pangkat Aipda Ditetapkan Tersangka
-
Harga Emas di Palembang Tembus Rp13 Juta per Suku, Warga Malah Ramai Memborong
-
Makam Dibongkar Tengah Hari, Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Pembunuhan Wanita Hamil di Hotel
-
Licik! Terekam CCTV Gelagat Pembunuh Wanita Hamil: Sempat Tunjuk KTP, Lalu Ditarik Lagi!
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Dituduh Curi Uang, Napi Lapas Muaradua Tewas Dianiaya: 4 Rekan Sekamar Jadi Tersangka
-
BRI Gandeng Prodia, Tawarkan Diskon MCU Hingga Free Medical Check-Up
-
Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya
-
Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka
-
KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri