-
Polisi dan tim dokter forensik Polda Sumsel melakukan pembongkaran makam Anti Puspita Sari di Palembang untuk pemeriksaan ulang penyebab kematian.
-
Exhumasi dilakukan guna mencari bukti tambahan terkait dugaan pembunuhan terhadap korban yang tengah hamil.
-
Suasana pembongkaran makam berlangsung haru.
SuaraSumsel.id - Suasana siang di pemakaman umum Palembang mendadak berubah mencekam. Di bawah terik matahari, sekelompok petugas berseragam polisi dan tim dokter forensik terlihat menyiapkan perlengkapan lengkap dari sarung tangan lateks, masker, hingga alat penggali. Mereka bukan datang untuk berziarah, melainkan untuk membongkar kembali makam Anti Puspitasari (24), wanita hamil yang tewas tragis di kamar hotel beberapa waktu lalu.
Langkah exhumasi atau pembongkaran makam ini dilakukan atas perintah penyidik Polda Sumsel. Tujuannya satu: memastikan kembali penyebab kematian korban yang diduga kuat menjadi korban pembunuhan. Di lokasi, suasana hening terasa menekan. Hanya suara sekop dan instruksi singkat dari petugas yang terdengar, disaksikan keluarga korban yang tak kuasa menahan tangis.
Menurut keterangan pihak kepolisian, proses ini merupakan bagian dari pengumpulan bukti tambahan. Dokter forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel turut melakukan pemeriksaan ulang terhadap kondisi jasad korban untuk memastikan ada tidaknya tanda-tanda kekerasan baru yang sebelumnya mungkin terlewat.
“Kami perlu memastikan hasil visum secara lebih detail, termasuk kondisi kandungan korban dan dugaan kekerasan fisik yang terjadi sebelum kematian,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Kasus Anti Puspitasari sendiri sempat menghebohkan publik. Wanita muda yang tengah mengandung itu ditemukan tak bernyawa di sebuah kamar hotel di Palembang dalam kondisi mengenaskan. Fakta bahwa korban sedang hamil membuat kasus ini menyita perhatian luas, terutama karena dugaan kuat adanya hubungan personal dan motif tersembunyi di balik peristiwa tragis tersebut.
Kini, dengan dibongkarnya makam di tengah hari bolong, publik menanti hasil pemeriksaan forensik terbaru. Apakah ada temuan baru yang bisa mengungkap siapa dalang sebenarnya di balik kematian Anti Puspita Sari?
Satu hal pasti, pembongkaran makam ini menjadi langkah penting dalam mengejar keadilan bagi korban dan janin yang ikut menjadi korban kekerasan.
Tag
Berita Terkait
-
Licik! Terekam CCTV Gelagat Pembunuh Wanita Hamil: Sempat Tunjuk KTP, Lalu Ditarik Lagi!
-
Biar Gak Gulung Tikar di 'Perang Kopi' Palembang, Pakai 5 Trik Ini untuk Jadi Nomor Satu!
-
Modal di Bawah 5 Juta! 7 Ide Bisnis Rumahan Khas Palembang yang Dijamin Cuan
-
Kronologi Wanita Hamil Ditemukan Tewas di Hotel: Check In Bareng Pria Lain Usai Antar Suami
-
4 Fakta Baru Pembunuhan Sadis Wanita Hamil Muda di Hotel Palembang: Pelaku Masih Misteri
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Diminta Masakkan Makanan untuk Nenek, Pemuda di Banyuasin Aniaya Ibu Kandung
-
Kronologi Menantu Bakar Rumah Mertua di Lubuklinggau, 11 Rumah Hangus
-
Suami Istri Kompak Jadi Spesialis Curanmor dan Bobol Rumah di Palembang, Polisi Ungkap Modusnya
-
LRT Sumsel Kampanyekan Transportasi Publik, Penumpang Stasiun Cinde Tembus 110 Ribu
-
Tagih Utang Berujung Maut, Pria di Palembang Tewas dengan Luka Bacok di Punggung