-
Provinsi Sumatera Selatan sukses menjadi tuan rumah Rakernas Korpri 2025 yang menjadi ajang konsolidasi terbesar ASN se-Indonesia.
-
Kepala BKN RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh menyerahkan Surat Persetujuan Penerapan Manajemen Talenta ASN kepada Gubernur Sumsel Herman Deru.
-
Rakernas Korpri 2025 menghasilkan rekomendasi strategis dan menegaskan Sumsel sebagai pionir reformasi kepegawaian nasional.
SuaraSumsel.id - Provinsi Sumatera Selatan mencuri perhatian nasional setelah sukses menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional atau Rakernas Korpri 2025 yang digelar megah di Griya Agung, Palembang, Sabtu (4/10/2025). Tak sekadar forum formal, perhelatan ini menjelma menjadi momen konsolidasi terbesar ASN se-Indonesia, di mana semangat kolaborasi dan transformasi birokrasi bergema dari Bumi Sriwijaya.
Sebanyak 131 peserta yang terdiri atas perwakilan kementerian, lembaga, dan 18 provinsi hadir membawa semangat baru di bawah tema “Korpri Solid Mewujudkan Asta Cita.” Tema ini menggambarkan tekad ASN untuk memperkuat pelayanan publik dan mewujudkan visi besar pemerintahan modern yang berintegritas.
Momen bersejarah pun terjadi saat Kepala BKN RI sekaligus Ketua Umum DPKN, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, secara resmi menyerahkan Surat Persetujuan Penerapan Manajemen Talenta ASN kepada Gubernur Sumsel, Dr. H. Herman Deru.
Dengan penyerahan itu, Sumsel mencatat sejarah sebagai provinsi pertama di Regional BKN VII yang memperoleh kepercayaan tersebut, sebuah langkah maju menuju pengelolaan ASN yang unggul dan berdaya saing nasional.
“Rakernas ini bersejarah, karena di sini kita mencatat Sumsel sebagai pionir penerapan manajemen talenta ASN. Ini tonggak penting dalam sejarah kepegawaian nasional,” ujar Prof. Zudan dalam sambutannya.
Ia mengapresiasi Gubernur Herman Deru yang telah memfasilitasi terselenggaranya Rakernas Korpri dengan baik. Menurutnya, perhatian terhadap penguatan Korpri kini semakin meningkat, bahkan sejumlah provinsi telah mengajukan diri menjadi tuan rumah Pornas Korpri 2027.
Lebih lanjut, Prof. Zudan menekankan pentingnya membangun birokrasi sehat dengan lima pilar utama: kepemimpinan kuat, minim intervensi politik, bebas dari kepentingan pribadi dan bisnis, serta sistem kepegawaian nasional yang terintegrasi.
“Kita, 5,4 juta ASN di Indonesia, punya tanggung jawab besar menjaga integritas bangsa. ASN harus menjadi bagian dari kekuatan nasional bersama TNI dan Polri,” tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Herman Deru menyebut Rakernas ini menjadi ajang penting untuk memperbarui komitmen ASN terhadap nilai-nilai profesionalisme dan pelayanan publik. Ia menilai Korpri merupakan wadah utama untuk menjaga soliditas dan loyalitas aparatur negara.
Baca Juga: Jurnalis Muda Antusias Pelajari Transisi Energi di Sumsel: Dari Batu Bara ke Energi Hijau
“Melalui Rakernas ini, kita memperkuat arah kebijakan dan strategi organisasi. ASN Sumsel siap menjadi contoh nasional dalam hal disiplin, integritas, dan inovasi,” ujar Herman Deru.
Selain pembahasan program kerja, Rakernas juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis bagi pembina kepegawaian, kepala daerah, menteri, hingga Presiden RI. Substansi diskusi berjalan dinamis dan konstruktif.
Acara ditutup dengan semangat kebersamaan seluruh peserta yang berkomitmen memperkuat solidaritas ASN. Dengan keberhasilan ini, Sumsel tidak hanya sukses sebagai tuan rumah Rakernas, tetapi juga menegaskan diri sebagai daerah yang memelopori reformasi kepegawaian di Indonesia.
Berita Terkait
-
Jurnalis Muda Antusias Pelajari Transisi Energi di Sumsel: Dari Batu Bara ke Energi Hijau
-
Tangan Kanan Putus, Tangan Kiri Terancam, BPJS Fajar Ditolak Karena Alasan Kecelakaan Kerja
-
Viral Pengunjung Kaget Ditagih Rp600 Ribu saat Belanja di Warung Gunung Dempo
-
Tragedi Briptu Farras: Saat Operasi Narkoba Berujung Nyawa, Tiga Perwira Disanksi
-
Dewan Kopi Sumsel: Filosofi Tunggu Tubang Jadi Inspirasi Pelestarian Kopi Semendo
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Daftar 7 Masjid di Sumatera Selatan untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
-
Jadwal Imsak Palembang Rabu 25 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan
-
Bukan Sekadar Adopsi, Dugaan TPPO Mengemuka di Balik Bayi 3 Hari Ditawarkan Rp52 Juta
-
Mudik Gratis Bank Sumsel Babel 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Berangkat 17 Maret
-
Alasan Sebenarnya Orang Tua di Palembang Hendak Jual Bayi Rp52 Juta Terungkap