-
Jurnalis muda di Sumatera Selatan belajar memahami makna transisi energi yang berkeadilan.
-
Pelatihan jurnalistik lingkungan membekali peserta dengan keterampilan menulis isu energi dan iklim.
-
Generasi muda diharapkan menjadi agen perubahan dalam mewujudkan masa depan hijau yang berkelanjutan.
SuaraSumsel.id - Di tengah upaya Indonesia mempercepat transisi menuju energi bersih, sekelompok jurnalis muda di Sumatera Selatan berupaya memahami lebih dalam makna perubahan itu. Bagi mereka, transisi energi bukan sekadar peralihan dari batu bara ke energi hijau, tetapi juga soal kesejahteraan, keadilan, dan masa depan masyarakat yang tak boleh tertinggal.
“Transisi energi bukan hanya di teknologi, tapi juga soal kesejahteraan masyarakat,” ujar Hari Wibawa, Kepala Bidang Perekonomian dan Pendanaan, membuka diskusi dengan nada optimistis.
Ia menegaskan, perubahan menuju energi bersih harus melibatkan semua pihak. “Tidak ada pihak yang tertinggal, dan pemuda bisa mengambil peran dalam menyuarakan isu ini,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Pelatihan Jurnalistik Lingkungan bertema “Green with Youth: Menerangi Sumatera Selatan dengan Isu Transisi Energi Berkeadilan” yang digelar di Hotel Santika, Jalan Radial, Palembang, Sabtu (4/10).
Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari berbagai lembaga pers mahasiswa dan komunitas lingkungan.
Dewan Pembina Yayasan Mitra Hijau, Dicky Edwin Hindarto, menekankan bahwa keberhasilan transisi energi sangat bergantung pada pemahaman publik. “Perubahan iklim adalah basis dari transisi energi,” katanya.
“Dan dalam menyuarakan isu iklim, cara kita berkomunikasi di media memegang peran penting.” sambungnya.
Menurut Dicky, publik perlu memiliki akses informasi yang baik agar tidak hanya menjadi penonton dalam perubahan besar ini. Melalui jurnalisme lingkungan, isu-isu seperti energi terbarukan, dampak sosial, dan keberlanjutan dapat disampaikan dengan lebih dekat kepada masyarakat.
Itulah sebabnya, pelatihan ini tidak hanya menghadirkan materi seputar transisi energi, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan jurnalistik. Di Palembang, lebih dari 20 persen penduduk berada di rentang usia 16–30 tahun—sebuah potensi besar untuk melahirkan generasi muda yang kritis, peduli lingkungan, dan siap menjadi agen perubahan.
Baca Juga: Tangan Kanan Putus, Tangan Kiri Terancam, BPJS Fajar Ditolak Karena Alasan Kecelakaan Kerja
Moderator sesi pertama, Yulian Junaidi, menilai bahwa tantangan dalam transisi energi memang besar, tetapi peluangnya jauh lebih luas. “Salah satunya adalah ekonomi berkelanjutan,” ujarnya.
“Masyarakat perlu memahami isu ini agar dapat melihat peluang untuk tumbuh dan berkembang dalam konteks transisi energi yang berkeadilan.”
Selain berdiskusi, para peserta juga mendapat pelatihan menulis dari Nila Ertina. Ia mengingatkan pentingnya riset dan pemahaman mendalam sebelum menulis berita lingkungan. “Perlu banyak membaca dari berbagai sumber agar isu yang kita angkat memiliki perspektif yang kaya dan tajam,” pesannya.
Pelatihan ini menjadi langkah awal dalam melibatkan pemuda untuk berperan aktif membawa kisah transisi energi berkeadilan di Sumatera Selatan.
Dengan kemampuan jurnalistik yang semakin kuat, generasi muda diharapkan mampu menjadi jembatan antara ilmu pengetahuan dan masyarakat, serta menyuarakan masa depan hijau yang berkelanjutan.
Berita Terkait
-
Tangan Kanan Putus, Tangan Kiri Terancam, BPJS Fajar Ditolak Karena Alasan Kecelakaan Kerja
-
Viral Pengunjung Kaget Ditagih Rp600 Ribu saat Belanja di Warung Gunung Dempo
-
Tragedi Briptu Farras: Saat Operasi Narkoba Berujung Nyawa, Tiga Perwira Disanksi
-
Dewan Kopi Sumsel: Filosofi Tunggu Tubang Jadi Inspirasi Pelestarian Kopi Semendo
-
Inflasi Sumsel Naik 0,27 Persen pada September 2025, BI Pastikan Masih dalam Sasaran
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
7 Cushion Vegan dan Cruelty Free, Cantik Tanpa Rasa Bersalah
-
Bikin Geger Penumpang, Batik Air Angkat Bicara soal Pramugari Gadungan Asal Palembang
-
Capaian Gemilang SEA Games 2025, Presiden Prabowo Beri Bonus Atlet lewat Kemenpora dan BRI
-
Tarif Baru Penerbangan Perintis Susi Air 2026, Rute Pagar Alam-Palembang Mulai Rp365 Ribuan
-
Air Naik Saat Warga Terlelap, 7 Fakta Banjir Rendam Empat Desa di OKU Timur