- Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang meraih tiga penghargaan prestisius dari Airports Council International (ACI) lewat ASQ Awards
- Selain SMB II, InJourney Airports secara keseluruhan memborong 27 penghargaan ACI, dengan 10 bandara di Indonesia
- Prestasi ini memperkuat posisi Palembang sebagai pintu gerbang Sumsel berkelas dunia
SuaraSumsel.id - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Sumatera Selatan di kancah internasional. Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, yang berada di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), sukses menyabet tiga penghargaan prestisius dari Airports Council International (ACI) melalui program Airport Service Quality (ASQ) Awards 2024.
Penghargaan bergengsi tersebut diumumkan pada ajang Airport Experience Summit yang berlangsung di Guangzhou, China, 8–11 September 2025. SMB II dinobatkan sebagai Bandara Terbaik di Asia Pasifik untuk kategori pelayanan pelanggan berdasarkan penilaian langsung dari para penumpang pesawat.
Adapun tiga gelar yang berhasil diraih adalah Best Airport of 2 to 5 Million Passengers in Asia-Pacific, untuk bandara dengan jumlah penumpang 2–5 juta per tahun, Airport with the Most Dedicated Staff in Asia-Pacific, sebagai bandara dengan staf paling berdedikasi dalam melayani penumpang dan Most Enjoyable Airport in Asia-Pacific, yang menegaskan SMB II sebagai bandara paling menyenangkan dan memberikan pengalaman terbaik bagi penumpang.
General Manager Bandara SMB II, R. Iwan Winaya Mahdar, menyebut penghargaan ini bukan hanya sekadar pencapaian, tetapi juga legitimasi internasional atas upaya serius InJourney Airports dalam menjalankan Customer Experience Strategic Roadmap 2026 menuju visi “Wajah dan Kebanggaan Indonesia 2029.”
“Kami sangat bangga dengan penghargaan ini. Terima kasih kepada seluruh penumpang yang sudah memberikan penilaian positif. Kami akan terus berinovasi untuk menghadirkan layanan dan fasilitas terbaik bagi seluruh pengguna jasa,” ujarnya.
Selain SMB II Palembang, InJourney Airports secara keseluruhan juga berhasil memborong 27 penghargaan ACI sekaligus. Sepuluh bandara di bawah naungan InJourney, termasuk Soekarno-Hatta, Ngurah Rai Bali, Juanda Surabaya, hingga Sultan Hasanuddin Makassar, juga dinobatkan sebagai yang terbaik di Asia Pasifik.
Dengan torehan ini, Bandara SMB II Palembang kembali meneguhkan posisinya sebagai pintu gerbang Sumatera Selatan yang berkelas dunia. Prestasi internasional ini diharapkan tidak hanya berdampak pada reputasi layanan bandara, tetapi juga memberikan dorongan bagi pertumbuhan pariwisata, investasi, dan UMKM di wilayah Sumsel.
Sebagai tuan rumah berbagai event nasional dan internasional, mulai dari Asian Games 2018 hingga ajang olahraga dan budaya terkini, Palembang kini memiliki legitimasi baru: bandara kebanggaan yang diakui dunia.
Baca Juga: Oma Nino Nenek Palembang Minta Mobil Listrik Rp419 Juta ke Raffi Ahmad, Videonya Viral
Berita Terkait
-
Oma Nino Nenek Palembang Minta Mobil Listrik Rp419 Juta ke Raffi Ahmad, Videonya Viral
-
Viral Pelajar SMP Palembang Keluhkan Menu MBG Nasi Lauk Pempek: Dak Maju!
-
Selebgram Palembang Disiksa dan Diancam Anak Pengusaha Sawit Sumsel, Kasusnya Bikin Geger
-
Dugaan Proyek Fiktif Rp2,56 Miliar di Palembang, 11 Ketua RT hingga PHL Diperiksa Kejari
-
Benarkah Gaji DPRD Kota Palembang Setara UMR? Ini Rinciannya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Duduk Perkara Kasus Haji Abdul Halim Ali, Mengapa Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar?