Keterlambatan pemindahan ke ruang rawat inap disebabkan oleh ketersediaan kamar yang masih harus dipersiapkan.
Lebih lanjut, dr. Sharlie menegaskan bahwa pada saat kejadian, dr. V sebenarnya sedang menangani pasien gawat darurat lain yang membutuhkan penanganan segera.
"Jadi dokter kami bukannya tidak mau menemui, tetapi lagi ada tindakan emergency terhadap pasien lain yang harus diselamatkan," jelas dr. Sharlie.
Ia menyayangkan tindakan main hakim sendiri yang dilakukan oleh keluarga pasien tanpa berusaha memahami prosedur dan kondisi darurat di rumah sakit.
Setelah video tersebut viral dan menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk organisasi profesi kedokteran, pihak keluarga pasien yang terlibat dalam insiden tersebut akhirnya menyampaikan permintaan maaf.
Melalui sebuah video klarifikasi, mereka mengakui bahwa tindakan mereka telah keterlaluan dan didasari oleh emosi sesaat karena panik dengan kondisi keluarga mereka.
Mereka menyatakan penyesalan mendalam telah melakukan intimidasi dan perbuatan tidak menyenangkan kepada dokter dan pihak rumah sakit.
Tag
Berita Terkait
-
6 Sumur Minyak Terbakar di Lahan PT Hindoli, Korban Luka, Siapa Biangnya?
-
Puluhan Ribu Sumur Minyak Rakyat di Sumsel Bakal Legal, Daerah Dapat Berapa? Ini Bocorannya
-
Baru Pulang dari Tanah Suci, Ini Kronologi Bus Umrah Terguling di Muba Tewaskan 4 Orang
-
Baru Pulang Umrah, Bus Rombongan Terguling di Muba: 4 Tewas, 10 Luka, Ini 7 Faktanya
-
Tragedi Bus Jemaah Umrah Terguling di Muba: 4 Tewas, 10 Luka, Ini Kronologi Lengkapnya
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
ASN Kemenkumham Sumsel Meninggal Mendadak di Kos Palembang, Sempat Minta Diantar Pulang
-
Polemik Helikopter Herman Deru Mulai Terjawab, DPRD Sumsel Bongkar Fakta Anggaran 'Warisan'?
-
WNA Turki Kehilangan Rp53 Juta Usai Datang ke Palembang demi Menikahi Gadis Kenalan Aplikasi
-
PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan
-
Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran