SuaraSumsel.id - Warga kawasan Tanjung Barangan, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) digegerkan aksi nekat pelaku hipnotis yang berhasil membawa kabur dua sepeda motor hanya dalam hitungan menit.
Peristiwa yang terjadi siang bolong ini sontak membuat warga cemas dan meningkatkan kewaspadaan.
Menurut keterangan warga, kejadian bermula saat korban, sebut saja Rian (32), tengah memarkir motor matik miliknya di depan sebuah warung kelontong.
Tidak lama berselang, datang seorang pria tak dikenal dengan penampilan rapi dan tutur kata yang sopan. Pelaku mengaku sedang mencari alamat seseorang dan meminta bantuan korban untuk menunjukkan jalan.
Tanpa disadari, korban mulai menuruti setiap instruksi pelaku.
“Awalnya dia cuma tanya alamat, tapi entah kenapa saya seperti bingung dan ikut saja. Pas sadar, motor sudah dibawa pergi,” ujar Rian melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com,, Jumat (8/8/2025).
Tidak berhenti di situ, pelaku yang diduga beraksi sendirian ini kemudian mengulangi aksinya di tempat berbeda, masih di sekitar Tanjung Barangan.
Kali ini, targetnya seorang tukang ojek pangkalan, Adi (41). Modusnya nyaris sama: berpura-pura meminjam motor untuk mengambil barang di lokasi terdekat, namun tak pernah kembali.
Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Andi Pratama, membenarkan laporan tersebut. “Kami menerima dua laporan kehilangan motor dengan dugaan korban mengalami hipnotis.
Baca Juga: BRI All Out Dukung Program 3 Juta Rumah: Tambahan Kuota FLPP Capai 25 Ribu Unit
Saat ini tim Reskrim sudah mengumpulkan rekaman CCTV dari beberapa titik,” ujarnya.
Menurutnya, modus hipnotis ini memang sudah lama dikenal, namun korban biasanya adalah orang yang tidak curiga karena pelaku menggunakan pendekatan verbal yang meyakinkan.
“Pelaku biasanya membuat korban kehilangan fokus dan menuruti perintah. Setelah itu, korban baru sadar setelah motor atau barang berharganya dibawa kabur,” jelasnya.
Dari keterangan saksi, pelaku diperkirakan berusia 30–35 tahun, berkulit sawo matang, berperawakan sedang, mengenakan kemeja biru, celana panjang hitam, dan masker. Polisi menduga pelaku bukan warga setempat.
“Bagi warga yang mengenali ciri-ciri ini atau melihat gerak-gerik mencurigakan, segera laporkan ke pos polisi terdekat,” imbau Kompol Andi.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu waspada, terutama saat berinteraksi dengan orang tak dikenal.
Berita Terkait
-
BRI All Out Dukung Program 3 Juta Rumah: Tambahan Kuota FLPP Capai 25 Ribu Unit
-
Kenapa Baru Sekarang Terbongkar? Perjanjian Pemkot dan PT BCR Dinilai Rugikan Daerah
-
Petugas Kebersihan SDN di Palembang Cekcok dengan Kepala Sekolah: Ada Dugaan Dana BOS
-
Eks Wawako Fitrianti Sebabkan Kerugian Negara Rp4 Miliar di Kasus Korupsi PMI Palembang
-
Listrik Padam di Sejumlah Kawasan Palembang Hari Ini, Cek Wilayah dan Jadwalnya
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Bangun untuk Salat Subuh, Motor Sudah Raib; Satu Pelaku Curanmor Babak Belur Diamuk Warga
-
PHR Zona 4 Perkuat Kolaborasi Pengelolaan Sampah di Prabumulih, Dorong Aksi Iklim Berkelanjutan