- Sebanyak 1.400 pekerja di Sumatera Selatan mengalami pemutusan hubungan kerja sepanjang periode Januari hingga Juni 2026.
- Sebanyak 1.166 pekerja menyelesaikan masalah pemutusan hubungan tersebut secara damai melalui kesepakatan langsung bersama pihak perusahaan masing-masing.
- Dinas Tenaga Kerja Sumatera Selatan memberikan pelatihan keterampilan agar para korban pemutusan hubungan kerja mendapat penghasilan baru.
SuaraSumsel.id - Sebanyak 1.400 pekerja di Sumatera Selatan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang Januari-Juni 2026. Namun, ada fakta yang menarik: sebagian besar PHK tersebut justru terjadi tanpa melalui proses perselisihan hubungan industrial.
Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakertrans Sumsel Eky Zakya mengatakan dari sekitar 1.400 pekerja yang terdampak PHK, sebanyak 1.166 pekerja menyelesaikan persoalannya melalui kesepakatan dengan perusahaan. Sementara 234 pekerja terlibat dalam perselisihan hubungan industrial.
“Perusahaan dan pekerja kami dorong untuk mengedepankan dialog dalam menyelesaikan persoalan hubungan industrial sehingga PHK dapat menjadi pilihan terakhir,” kata Eky.
Data tersebut menunjukkan sekitar 1.166 dari 1.400 pekerja yang terkena PHK tidak sampai masuk proses perselisihan. Sementara 234 pekerja lainnya terlibat dalam 125 kasus perselisihan yang ditangani melalui mediasi Disnakertrans Sumsel.
Kondisi ini membuat persoalan PHK di Sumsel tidak semata-mata soal konflik antara pekerja dan perusahaan.
Ada pekerja yang kehilangan pekerjaan setelah persoalannya diselesaikan melalui kesepakatan bersama Menurut Eky, penyebab PHK cukup beragam, mulai dari efisiensi perusahaan, berakhirnya kontrak kerja hingga pelanggaran disiplin pekerja.
Artinya, tidak semua PHK terjadi karena perselisihan.
Sebagian merupakan konsekuensi dari perubahan kebutuhan perusahaan maupun berakhirnya hubungan kerja berdasarkan kondisi yang disepakati. Disnakertrans Sumsel tidak hanya mendorong dialog antara perusahaan dan pekerja.
Pekerja yang sudah terkena PHK juga diarahkan mengikuti pelatihan keterampilan dan mendapatkan informasi lowongan kerja agar bisa kembali masuk ke pasar kerja.
Baca Juga: Ekonomi Sumsel Tumbuh 5,20 Persen, Uangnya Paling Banyak Berputar di Sektor Ini
Eky mengatakan pekerja juga perlu meningkatkan kompetensi agar mampu beradaptasi dengan perubahan kebutuhan dunia kerja.
Dengan demikian, persoalan 1.400 pekerja yang terkena PHK bukan hanya soal bagaimana mencegah perselisihan, tetapi juga bagaimana pekerja yang kehilangan pekerjaan dapat kembali memperoleh penghasilan.
Berita Terkait
-
Ekonomi Sumsel Tumbuh 5,20 Persen, Uangnya Paling Banyak Berputar di Sektor Ini
-
Terungkap Peran 3 Pelaku Begal Polisi di Palembang, Ada yang Tusuk dan Ambil Kunci Motor
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Panas hingga 34 Derajat, BMKG Keluarkan Peringatan Potensi Karhutla di Sumsel
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?
-
Ekonomi Sumsel Tumbuh 5,20 Persen, Uangnya Paling Banyak Berputar di Sektor Ini
-
PLN Jadwalkan Pemadaman Palembang 12-15 Agustus, Cek Wilayah dan Jamnya