SuaraSumsel.id - Seorang sopir pribadi di Palembang tega mengkhianati kepercayaan majikannya dengan menguras tabungan hingga ratusan juta rupiah. Uang tersebut tak digunakan untuk kebutuhan mendesak atau keluarga, melainkan ludes di meja judi online.
Pelaku berinisial AN (38), warga Jalan Mayor Zen Lorong Swadaya, diamankan Unit Pidana Umum Satreskrim Polrestabes Palembang pada Sabtu (20/7/2025), setelah korban melaporkan kehilangan uang sebesar Rp348 juta dari rekening bank miliknya.
Korban, seorang pengusaha berinisial PH (40), baru menyadari uangnya raib setelah menerima notifikasi transfer mencurigakan ke rekening tidak dikenal.
Setelah diselidiki, ternyata pelakunya tak lain adalah sopir pribadinya sendiri, yang selama ini dipercaya mengurus berbagai keperluan rumah tangga dan administrasi keuangan.
Kepada polisi, AN mengaku tergoda untuk berjudi online setelah melihat iklan dan promosi di media sosial. Ia memanfaatkan momen ketika memegang kartu ATM dan ponsel milik korban, lalu diam-diam melakukan transfer ke rekening pribadinya secara bertahap.
“Pelaku mengaku uang tersebut digunakan untuk bermain judi online. Dalam dua bulan, seluruh uang korban habis,” ungkap Kasatreskrim Polrestabes Palembang, Kompol Edi Rahmat.
Yang lebih memilukan, pelaku tidak memiliki sisa uang sama sekali. Semua dana yang digondol habis begitu saja dalam permainan cepat dan brutal dunia judi digital. Kini, AN hanya bisa menyesali perbuatannya dari balik jeruji besi.
Kasus ini menyoroti betapa bahayanya judi online yang terus menggerogoti masyarakat dari berbagai kalangan. Bahkan seseorang yang bekerja dekat dengan keluarga dan dipercaya penuh pun bisa berubah menjadi pelaku kriminal jika terjerat candu perjudian digital.
Korban PH mengaku syok dan tidak menyangka sopir yang telah ia gaji dan perlakukan baik selama bertahun-tahun tega membalas kepercayaan itu dengan pengkhianatan besar.
Baca Juga: Viral Pria Palembang Dikeroyok dan Dilindas Motor Gegara Klakson, 5 Pelaku Ditangkap
“Saya lebih sedih karena ini bukan soal uangnya saja. Ini soal kepercayaan yang dihancurkan,” ujarnya singkat kepada wartawan.
Pelaku kini dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian dan terancam hukuman penjara hingga 5 tahun. Polisi juga tengah mendalami kemungkinan adanya aliran dana ke platform judi online internasional.
Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mempercayakan akses finansial kepada orang lain, bahkan orang yang telah lama dikenal sekalipun. Selain itu, pemerintah diingatkan untuk lebih serius dalam memberantas peredaran judi online yang kian mengakar hingga ke lapisan rumah tangga.
Berita Terkait
-
Viral Pria Palembang Dikeroyok dan Dilindas Motor Gegara Klakson, 5 Pelaku Ditangkap
-
Terekam CCTV, Detik-Detik Pria Palembang Pukul Jamaah Musholla Saat Subuh
-
Dari Kemasan Kopi hingga AI, Ini Cara OJK & Pemkot Palembang Bantu UMKM Naik Kelas
-
Gak Nyangka! Tiket Perdana AirAsia dari Palembang ke Kuala Lumpur Ludes Terjual
-
122 Ijazah Dibatalkan Kemendikbudristek, Alumni Magister UKB Geruduk DPRD Sumsel
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Strategi Mikro BRI Tuai Pengakuan, JPMorgan Naikkan Rekomendasi BBRI
-
Fakta Penemuan Pasutri Tewas di Kebun Karet Banyuasin, Polisi Dalami Penyebab Kematian
-
Demi Tingkatkan PAD, Pospera Sumsel Desak Ratu Dewa Utamakan Good Government Bapenda Palembang
-
Diminta Masakkan Makanan untuk Nenek, Pemuda di Banyuasin Aniaya Ibu Kandung
-
Kronologi Menantu Bakar Rumah Mertua di Lubuklinggau, 11 Rumah Hangus