SuaraSumsel.id - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional dengan meraih dua penghargaan bergengsi dari HR Asia, yaitu HR Asia Best Companies to Work for in Asia – Indonesia 2025 dan HR Asia Sustainable Workplace Awards 2025.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa PTBA tidak hanya unggul dalam kinerja bisnis, tetapi juga berkomitmen penuh menciptakan lingkungan kerja yang positif, inklusif, dan berkelanjutan.
Di tengah persaingan global yang semakin ketat, PTBA konsisten menghadirkan tempat kerja yang menempatkan kesejahteraan karyawan sebagai prioritas utama.
Pengakuan ini sekaligus menegaskan posisi PTBA sebagai salah satu perusahaan yang mampu menjaga harmoni antara produktivitas dan kebahagiaan pekerjanya.
HR Asia Best Companies to Work for in Asia Awards merupakan salah satu ajang penghargaan paling bergengsi di tingkat internasional yang secara khusus memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan dengan praktik manajemen sumber daya manusia (SDM) terbaik.
Penghargaan ini bukan hanya soal reputasi, tetapi juga menjadi tolak ukur keberhasilan perusahaan dalam membangun budaya kerja yang sehat, inklusif, dan memberdayakan karyawan.
Tak hanya menilai dari sisi kebijakan, penghargaan ini juga menyoroti tingkat keterlibatan dan kepuasan karyawan, sehingga hanya perusahaan dengan komitmen kuat terhadap kesejahteraan SDM yang layak mendapatkannya.
Di kawasan Asia yang penuh dengan persaingan bisnis, pengakuan dari HR Asia menjadi simbol pencapaian kelas dunia dalam hal pengelolaan sumber daya manusia.
Proses penilaian dilakukan secara menyeluruh dan objektif melalui survei terhadap karyawan dan audit terhadap kebijakan serta praktik manajemen SDM perusahaan.
Baca Juga: Heboh OTT, Eks Kadisnakertrans Sumsel Dituntut Cuma 8 Tahun, Padahal Ada Korban Luka Parah
“Kami berterima kasih atas apresiasi ini. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas budaya kerja yang terbuka, kolaboratif dan mendukung pengembangan potensi karyawan yang kami bangun bersama di PTBA," ujar Arsal Ismail, Direktur Utama PTBA.
Ia menambahkan, PTBA secara konsisten menerapkan Kebijakan Tempat Kerja yang Saling Menghargai (Respectful Workplace Policy) sebagai fondasi dalam membangun budaya kerja yang sehat dan profesional.
Melalui kebijakan ini, PTBA berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, inklusif, dan produktif bagi seluruh karyawan tanpa terkecuali.
Lebih dari itu, beragam program pendukung kesejahteraan (well-being) juga terus digalakkan, mulai dari layanan konseling pribadi lewat program BetterUs Through Counseling, hingga fasilitas kegiatan olahraga dan seni yang dirancang untuk menjaga keseimbangan mental, fisik, dan emosional karyawan.
Bagi PTBA, kesejahteraan karyawan bukan sekadar program, tetapi bagian dari budaya kerja yang menjadi kekuatan utama perusahaan.
Sebagai wujud komitmen terhadap keberlanjutan, PTBA juga meraih HR Asia Sustainable Workplace Award, yang menyoroti kontribusi perusahaan dalam menerapkan praktik kerja yang bertanggung jawab secara lingkungan dan sosial.
Berita Terkait
-
Perkuat Transisi Energi, Bukit Asam (PTBA) Hadirkan PLTS di Kawasan Industri Cilegon
-
RUPST 2024 PTBA: Dukung Kelanjutan Bisnis Berlandaskan Good Mining Practices
-
PTBA Catat Laba Triliunan, Wagub Cik Ujang: Harus Berdampak Nyata untuk Warga Sumsel
-
3 Nama Lengser, Susunan Baru Direksi & Komisaris PTBA Resmi Diumumkan
-
Bukit Asam Tebar Dividen Rp3,83 Triliun, Penjualan Ekspor Batu Bara Melejit
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana
-
Perkuat Keamanan Ruang Udara Obvitnas, Kilang Plaju Jalani Assessment AIP dan Supervisi SMP
-
Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?