SuaraSumsel.id - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2024.
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui 75 persen dari laba bersih Perseroan tahun 2024 digunakan sebagai dividen, sementara sisanya digunakan untuk pengembangan bisnis di masa depan.
Perusahaan berhasil mencapai kinerja yang baik di tahun 2024, didukung oleh peningkatan penjualan ekspor dan domestik. Meskipun terjadi koreksi pada harga batu bara global, PTBA mampu menjaga tren positif.
Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, menegaskan kembali komitmen kuat perusahaan terhadap Good Mining Practice (GMP). Komitmen ini merupakan pilar utama untuk mencapai keberlanjutan bisnis, menjaga kelestarian lingkungan, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan pemangku kepentingan.
Dalam upaya memperkuat kinerja operasional sekaligus mendukung prinsip pembangunan berkelanjutan, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) terus mengembangkan berbagai langkah inovatif, salah satunya melalui penerapan efisiensi operasional berbasis teknologi.
PTBA telah mengimplementasikan Comprehensive Intelligent Mining Ecosystem Application (CISEA), sebuah sistem digitalisasi pertambangan yang terintegrasi.
Teknologi ini memungkinkan perusahaan untuk memantau dan mengelola seluruh aktivitas pertambangan secara real-time, mulai dari perencanaan produksi, logistik, hingga aspek keselamatan kerja.
Dengan sistem ini, proses produksi menjadi lebih efisien, efektif, dan ramah lingkungan, sekaligus meningkatkan akurasi dalam pengambilan keputusan manajerial.
Di samping inovasi digital, PTBA juga menempatkan pengelolaan lingkungan sebagai prioritas utama dalam setiap operasionalnya.
Baca Juga: Disiram Air Keras oleh Suami, Ibu di Sumsel Dibebani Utang Ratusan Juta, Negara ke Mana?
Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai program strategis seperti reklamasi dan revegetasi lahan pascatambang untuk mengembalikan fungsi ekologis area yang telah ditambang.
Tidak hanya sebatas penghijauan, PTBA juga melakukan pengelolaan air asam tambang dengan teknologi modern agar tidak mencemari lingkungan sekitar. Perusahaan pun terus menjaga perlindungan terhadap keanekaragaman hayati, termasuk flora dan fauna endemik yang ada di sekitar wilayah operasional tambang.
Dengan langkah-langkah konkret ini, PTBA menegaskan bahwa keberhasilan bisnis bukan hanya diukur dari besarnya produksi atau keuntungan, tetapi juga dari seberapa besar kontribusinya dalam menjaga kelestarian alam dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.
Melalui sinergi antara inovasi teknologi dan tanggung jawab lingkungan, PTBA menargetkan diri sebagai pionir dalam praktik pertambangan berkelanjutan di Indonesia.
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tingkat tinggi menjadi komitmen tak terhindarkan, dengan penerapan standar ketat dan program pelatihan berkelanjutan.
Selain itu, pemberdayaan masyarakat dan tanggung jawab sosial adalah bagian tak terpisahkan dari operasi PTBA, melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang berkontribusi pada pendidikan, kesehatan, ekonomi lokal, dan pembangunan infrastruktur.
Berita Terkait
-
3 Nama Lengser, Susunan Baru Direksi & Komisaris PTBA Resmi Diumumkan
-
Bukit Asam Tebar Dividen Rp3,83 Triliun, Penjualan Ekspor Batu Bara Melejit
-
PTBA Tebar Berkah Idul Adha: 219 Sapi dan 73 Kambing Disalurkan ke Masyarakat
-
PTBA Peringati Hari Lahir Pancasila: Mengukuhkan Nilai Kebangsaan dan Kontribusi untuk Negeri
-
Komitmen Berkelanjutan PTBA untuk Pertambangan yang Bertanggung Jawab
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
BRI Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatera, UMKM Jadi Prioritas
-
Tak Disetop Polisi, Pelanggar Lalu Lintas di Palembang Kini Ditilang Pakai Kamera Genggam
-
7 Bidah dan Amalan Keliru Saat Nisfu Syaban Menurut Penjelasan Ulama
-
Niat Puasa Ayyamul Bidh Nisfu Syaban: Kapan Dibaca dan Bolehkah Digabung Niat?
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban