SuaraSumsel.id - Di tengah geliat Sumatera Selatan yang terus bergerak menjemput masa depan, denyut kehidupan kini tak bisa lepas dari sentuhan digital.
Dari pedagang pempek di sudut pasar tradisional hingga barista kedai kopi kekinian di Palembang, satu kesamaan menghubungkan mereka semua: QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).
Sebuah sistem pembayaran yang hadir bukan sekadar alat transaksi, melainkan jembatan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dengan semangat Sikok QRIS Pacak Galo, Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan menegaskan bahwa satu QRIS cukup untuk semua—tanpa memandang latar belakang, lokasi, atau jenis usaha.
Inisiatif ini bukan hanya tentang memudahkan transaksi, tetapi juga menyentuh ranah yang lebih mendasar: inklusi finansial yang merata dan rasa percaya terhadap sistem keuangan yang aman, kuat, dan andal.
Di tahun 2025, langkah ini semakin nyata lewat kampanye Digital Kito Galo, yang tak hanya mengedukasi, tapi juga merangkul, menyatukan, dan membuka jalan menuju ekonomi digital yang lebih adil dan menyeluruh.
Dalam satu sentuhan layar, kini tersimpan harapan besar: kemudahan hidup yang setara bagi seluruh warga Sumatera Selatan.
Sikok QRIS Pacak Galo bukan sekadar kalimat yang mudah diucapkan, melainkan sebuah janji nyata dan komitmen kuat dari Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan untuk menjawab tantangan zaman digital.
Dengan hanya satu alat pembayaran digital, segala kebutuhan transaksi masyarakat — tanpa kecuali — dapat terpenuhi dengan mudah dan cepat.
Baca Juga: Satu Sentuhan QRIS di Palembang: Gerbang Aman Menuju Dunia Transaksi Tanpa Batas
Namun, QRIS lebih dari sekadar kemudahan; ia membawa rasa aman dan keadilan yang selama ini menjadi impian bersama.
Dari pedagang kecil yang ramah di pasar tradisional hingga para pelaku usaha modern yang dinamis, QRIS hadir sebagai jembatan penghubung yang meratakan akses keuangan dan memperkecil jurang kesenjangan sosial ekonomi yang selama ini membayangi.
“Kami bertekad memperkuat sistem pembayaran digital dengan prinsip keamanan, kemudahan, dan kehandalan, agar masyarakat Sumatera Selatan dapat menikmati manfaat inklusi keuangan secara merata. Sikok QRIS Pacak Galo adalah spirit kami,” ungkap Kepala BI Perwakilan Sumatera Selatan Ricky P. Ghozali dalam pembukaan even Digital Kito Galo, di Palembang Indah Mall, Jumat (23/5/2025).
Pernyataan yang menegaskan tekad yang tak tergoyahkan untuk membawa perubahan yang berdampak luas.
Dengan semangat ini, QRIS bukan hanya alat transaksi, melainkan harapan baru bagi seluruh lapisan masyarakat untuk hidup lebih efesien, adil, dan terhubung dalam satu genggaman digital.
Perluasan Implementasi dan Edukasi Digital
Tag
Berita Terkait
-
Satu Sentuhan QRIS di Palembang: Gerbang Aman Menuju Dunia Transaksi Tanpa Batas
-
Mau Masuk SMA Favorit di Sumsel? Ini 6 Jalur Pendaftaran SPMB 2025
-
BRI Sabet Penghargaan Digital Channel Terbaik 2025 dari BSEM, Bukti Layanan Makin Unggul
-
Mengenal 17 Daerah di Sumatera Selatan: Dari Palembang hingga Musi Rawas Utara
-
Generasi Muda Sumatera Selatan Ambil Peran dalam Transisi Energi Bersih
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan
-
Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus
-
Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula
-
Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional