“Kami sangat menghargai kreativitas masyarakat, tapi kami mengimbau agar para konten kreator bisa memilih lokasi yang lebih representatif untuk membuat konten," ujarnya melansir ANTARA.
Jika tetap ingin membuat konten di atas Jembatan Ampera, kata dia, alangkah baiknya dilakukan di luar jam sibuk, misalnya di atas pukul 00.00 WIB saat lalu lintas kendaraan sudah berkurang.
Pemkot Palembang melalui Satpol PP juga menegaskan komitmennya untuk terus memantau dan menjaga ketertiban di ruang publik, termasuk di area-area ikonik seperti Jembatan Ampera.
Petugas akan rutin melakukan patroli guna memastikan tidak ada aktivitas yang membahayakan pengguna jalan atau mengganggu ketertiban umum lainnya.
Kebijakan ini menuai beragam reaksi dari masyarakat. Sebagian besar mendukung karena menilai keamanan dan ketertiban harus diutamakan.
Namun, ada juga yang berharap Pemkot menyediakan ruang atau panggung khusus bagi konten kreator agar tetap bisa berekspresi tanpa mengganggu fasilitas publik.
Dalam era digital yang serba cepat ini, kreativitas warga memang patut didukung.
Namun, seperti yang diingatkan Satpol PP, kebebasan berekspresi tetap harus dijalankan dengan tanggung jawab sosial yang tinggi, terutama saat berada di ruang publik yang padat aktivitas seperti Jembatan Ampera.
Baca Juga: Terminal Batu Bara Keramasan Beroperasi 2027, Truk-Truk Dialihkan ke Jalur Khusus
Berita Terkait
-
Terminal Batu Bara Keramasan Beroperasi 2027, Truk-Truk Dialihkan ke Jalur Khusus
-
2 Hari Turun Rp 44 Ribu, Ini Harga Terbaru Emas Batangan di Palembang
-
Momen Liburan Sri Mulyani di Palembang: Ngopi, Dengar Beyonce dan Obrolin Buku
-
Viral Pungli di Pasar 16 Palembang: Ketua RT Tarik Uang Harian dari Ratusan Pedagang
-
Harus Rela Tertunda, Jemaah Haji Asal OKU Gagal Berangkat karena Hamil Muda
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
- Warga Makassar Mengaku Diminta Bayar Rp500 Ribu Urus Surat Waris
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
25 Siswa Mual dan Muntah Usai Makan MBG di Muba, Benarkah karena Ayam Geprek?
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Gambut Tak Kenal Batas Konsesi, Mengapa Tata Air Jadi Kunci Cegah Karhutla?
-
Kabut Asap Palembang, Pesawat Jakarta Putar Balik dan Yogyakarta Dialihkan ke Pekanbaru
-
Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat