- WCC Palembang dan STIE Aprin menggelar talkshow pada 13 Mei 2026 mengenai kemandirian ekonomi perempuan untuk mencegah kekerasan rumah tangga.
- Narasumber menekankan bahwa kemandirian finansial membantu perempuan keluar dari hubungan tidak sehat serta meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan keluarga.
- Kegiatan ini mempromosikan produk ramah lingkungan dan kolaborasi lintas sektor guna memberdayakan perempuan serta melestarikan sumber daya alam sekitar.
SuaraSumsel.id - Perempuan yang mandiri secara finansial dinilai memiliki posisi lebih kuat dalam menghadapi berbagai persoalan rumah tangga, termasuk risiko kekerasan. Isu ini menjadi salah satu sorotan dalam talkshow interaktif yang digelar Women’s Crisis Centre Palembang bersama STIE Aprin Palembang di Palembang, Selasa (13/5/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 90 peserta itu membahas bagaimana perempuan kini tidak hanya berperan sebagai pengelola rumah tangga, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam menjaga kesehatan keluarga, lingkungan, hingga ekonomi rumah tangga.
Dalam diskusi tersebut, Direktur WCC Palembang Yessy Ariyani menegaskan bahwa penguatan ekonomi perempuan memiliki dampak besar terhadap pencegahan kekerasan dalam rumah tangga.
“Peningkatan ekonomi perempuan berdampak langsung pada pencegahan kekerasan. Sebelumnya, banyak korban kekerasan bertahan karena ketergantungan ekonomi,” jelas Yessy.
Menurutnya, masih banyak perempuan yang sulit keluar dari hubungan tidak sehat karena tidak memiliki penghasilan sendiri atau bergantung sepenuhnya pada pasangan.
Talkshow bertema “Perempuan, Lingkungan dan Kemandirian Finansial” itu menghadirkan sejumlah narasumber dari organisasi perempuan, lingkungan dan akademisi.
Selain Yessy Ariyani, hadir pula Direktur WALHI Sumsel Ersyah Hairunisah Suhada, Ketua Rumah Ibu sekaligus Pembina WCC Palembang Maphilinda Syahrial Oesman, dan Ketua Satgas PPKPT STIE Aprin Palembang Telly Pauline Ulviana Siwi.
Para narasumber menilai perempuan memiliki posisi penting dalam menjaga keberlangsungan keluarga, mulai dari kesehatan, pendidikan anak hingga pengelolaan ekonomi rumah tangga.
Dalam sesi diskusi, isu kesehatan mental perempuan dan kerusakan lingkungan juga ikut menjadi perhatian. Direktur WALHI Sumsel, Ersyah Hairunisah Suhada, mengatakan perempuan menjadi pihak yang paling terdampak ketika lingkungan mengalami kerusakan, terutama terkait sumber air bersih.
Baca Juga: Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
“Perempuan sangat dekat dengan sumber daya alam, terutama air. Ketika air tercemar, perempuan yang paling terdampak karena peran mereka dalam keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Rumah Ibu Maphilinda Syahrial Oesman menilai aktivitas produktif dan kreativitas perempuan juga sangat penting untuk menjaga kesehatan mental. “Kreativitas ini juga menjadi sarana melatih kesehatan mental, karena saat kita berkegiatan produktif, mental kita juga terjaga,” katanya.
Salah satu hal yang cukup menarik perhatian peserta adalah pengenalan produk pembalut kain ramah lingkungan bernama Cindo-Pads yang dibuat bersama kelompok perempuan di Palembang.
Produk tersebut diperkenalkan sebagai bagian dari penguatan ekonomi perempuan sekaligus upaya mengurangi limbah lingkungan.
WCC Palembang menjelaskan usaha mikro seperti ini diharapkan dapat membantu perempuan memiliki penghasilan tambahan sekaligus meningkatkan kesadaran kesehatan reproduksi dan lingkungan hidup.
Ketua Satgas PPKPT STIE Aprin Palembang, Telly Pauline Ulviana Siwi, mengatakan lingkungan kampus juga harus aktif melakukan pencegahan kekerasan, termasuk bullying dan kekerasan seksual.
Tag
Berita Terkait
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Pembuang Sampah di Palembang Bisa Disuruh Bersihkan Masjid, Efektif Bikin Jera?
-
Mulai Berlaku di Palembang, Buang Sampah Sembarangan Bisa Kena Denda Rp500 Ribu
-
Anak Histeris Temukan Ibunya Meninggal di Sukarami Palembang, Polisi: Korban Gantung Diri
-
Long Weekend Mei 2026 ke Danau Ranau? Ini Rute, Budget, dan Penginapan Terbaru yang Banyak Dicari
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata
-
Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan
-
Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut
-
Sidang Korupsi Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Skema Fee, 5 Persen untuk Bupati Edison