“Usaha boleh, tapi jangan sampai mengganggu keamanan dan ketertiban komplek, apalagi sampai membahayakan,” tegas Dodis.
Ia menyayangkan jika semangat kewirausahaan justru menimbulkan keresahan dan potensi bahaya, terutama karena lokasi panggung dan kerumunan pengunjung sering kali menutupi akses keluar-masuk perumahan.
“Usaha boleh, tapi jangan mengganggu keamanan dan ketertiban komplek, apalagi sampai membahayakan,” ujarnya dengan nada kecewa. Ia berharap agar pengelola toko lebih bijak dalam menempatkan fasilitas acara agar tidak terus menerus menjadi ancaman bagi keselamatan penghuni perumahan.
Menanggapi keluhan warga, Head Office Toko Murah Nian, Ridho, menyatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Ketua RT 04 dan RW 03.
“Kalau memang harus digeser, tentu kita akan geser panggungnya. Kita juga sudah siapkan petugas parkir untuk membantu menyeberangkan kendaraan warga,” terang Ridho.
Namun hingga kini, harapan warga Perumahan Tanjung Barangan Asri akan hadirnya solusi konkret masih menggantung di udara.
Setiap hari, mereka harus berjibaku dengan rasa waswas saat keluar masuk perumahan, khawatir pandangan yang terhalang panggung atau kendaraan parkir liar bisa berujung petaka.
Kondisi ini tak hanya mengganggu mobilitas, tetapi juga merenggut rasa aman yang seharusnya menjadi hak setiap penghuni lingkungan hunian.
Warga berharap, persoalan ini tidak sekadar dijawab dengan janji koordinasi atau solusi sementara, melainkan melalui tindakan nyata yang menjamin keselamatan dan mengembalikan kenyamanan bersama.
Baca Juga: Antre Sejak Subuh, Warga Sumsel Berburu Pertalite dan Solar Langka
Bagi mereka, keselamatan tak boleh dikompromikan hanya demi kepentingan komersial sesaat dan harus ditindak lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Antre Sejak Subuh, Warga Sumsel Berburu Pertalite dan Solar Langka
-
Harga Emas di Palembang Tembus Rp 11 Juta per Suku, Calon Pengantin Panik
-
Eks Teller BNI Palembang Gelapkan Rp5,2 Miliar demi Umroh, Uang Nasabah Raib
-
Cemburu Buta, Polisi di Palembang Aniaya Mantan dan Arahkan Pistol ke Warga
-
TKA SPMB SMA 2025 Sumsel Diminta Dihapus! Ini Alasan Ombudsman
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel
-
Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?
-
Kronologi Kematian Brigadir EWS, Ditemukan Tewas di Rumah Kos hingga 13 Saksi Diperiksa
-
Komisaris Utama Pertamina Apresiasi Kesiapan Kilang Plaju Jadi Pelopor Green Refinery