SuaraSumsel.id - Penyidik Polrestabes Palembang akhirnya mengungkap kronologi lengkap kecelakaan kerja tragis yang menewaskan seorang karyawan PT Pusri bernama Supriyanto (37), yang terjadi saat malam takbiran, tepat di hari pertama Idul Fitri 1446 H.
Melansir Sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono menegaskan bahwa peristiwa tersebut murni kecelakaan kerja, tanpa adanya unsur kelalaian pihak lain.
Menurut Kapolrestabes, kejadian berlangsung pada Senin (31/3/2025) sekitar pukul 01.30 WIB di area pengisian pupuk urea milik PT Pusri, tepatnya di salah satu titik dengan ketinggian mencapai 15 meter.
Supriyanto, yang menjabat sebagai koordinator lapangan, saat itu tengah menjalankan tugas rutin pengontrolan pengisian pupuk bersama dua rekannya.
Namun tragisnya, pengabdian almarhum selama beberapa hari terakhir ternyata penuh tekanan.
"Korban ini sudah tiga hari terakhir lembur terus, dari jam 11 malam hingga jam 7 pagi. Bahkan pagi itu, dari jam 7 sampai jam 10, almarhum masih sempat menyongsong Lebaran Idul Fitri bersama keluarga," ujar Kombes Harryo dengan nada prihatin.
Diketahui, beban kerja yang tinggi dan minimnya waktu istirahat diduga menjadi faktor yang memperburuk kondisi fisik korban saat menjalankan tugas di lokasi yang cukup berisiko tinggi.
Peristiwa ini tidak hanya mengguncang lingkungan kerja PT Pusri, tapi juga menjadi refleksi penting bagi banyak pihak mengenai keselamatan dan kesejahteraan tenaga kerja, terutama menjelang dan saat hari besar keagamaan.
Polisi memastikan pihaknya akan terus mendalami laporan-laporan yang masuk, namun hingga kini tidak ditemukan indikasi pidana dalam kejadian tersebut.
Baca Juga: Awas Modus Ganjal ATM Marak! Warga Palembang Jadi Korban, Uang Lenyap Sekejap
"Ini adalah kecelakaan kerja murni, dan semoga menjadi perhatian serius bagi semua pihak untuk meningkatkan sistem keselamatan kerja," ujar Kapolrestabes.
“Dapat kami sampaikan, sebelumnya kejadian, almarhum ini sudah tiga hari kerja lembur mulai dari jam 11 malam sampai jam 7 pagi, dari jam 7 sampai jam 10 korban menyongsong merayakan Lebaran Idul Fitri,” sambungnya melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Selasa (8/4/2025).
Setelah merayakan Lebaran dengan kondisi tubuh yang kurang prima, Supriyanto (37), pekerja PT Pusri yang menjadi korban kecelakaan kerja tragis, kembali bertugas seperti biasa di unit pengisian pupuk urea.
Namun, seperti diungkapkan Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono, kondisi korban saat itu tampak lelah dan sempoyongan.
Hal ini diduga sebagai dampak akumulasi dari jam kerja lembur berhari-hari dan kurangnya waktu istirahat setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri.
Dalam kondisi fisik yang tidak stabil tersebut, Supriyanto akhirnya kehilangan keseimbangan dan terjatuh dari ketinggian 15 meter ke dalam tempat penampungan pupuk urea yang cukup curam.
Berita Terkait
-
Awas Modus Ganjal ATM Marak! Warga Palembang Jadi Korban, Uang Lenyap Sekejap
-
Usai Lebaran, Air PDAM Tirta Musi Palembang Keruh dan Kuning
-
Fokus Pelayanan Terganggu, ASN Bolos di Palembang Siap-Siap Terima Sanksi
-
Waswas! Tarif AS Ancam Masa Depan Ekspor Karet Sumsel
-
Tito Karnavian Jongkok Gosok Lantai Kambang Iwak, Aksi Mengejutkan Saat Teken Prasasti Renovasi
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
623 Titik Panas Terpantau di Sumsel, 317 Masih Diverifikasi Polda
-
Nilai Tukar Petani Sumsel Tembus Rekor 3 Tahun, Kenapa Nelayan Justru Tertekan?
-
Inflasi Sumsel Bergerak Naik di Tengah Bayang-Bayang El Nino
-
Kronologi 3 Mahasiswa Gugat Ayah Kandung di Palembang hingga Tuntut Nafkah Rp700 Juta
-
Akhir Pekan, Listrik Padam di Palembang? OPI Mall hingga RS Hermina Masuk Daftar