SuaraSumsel.id - Kota Palembang, Sumatera Selatan tengah dihebohkan dengan perbedaan pandangan dua sultan mengenai prosesi adat Tepung Tawar sebagai bagian dari permohonan maaf konten kreator Willie Salim.
Kesultanan Palembang Darussalam yang dipimpin Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin menolak keras penggunaan Tepung Tawar dalam kasus ini, sementara Sultan Mahmud Badaruddin IV Raden Fauwaz Diradja justru mendesak Willie guna menjalani ritual adat tersebut.
Perbedaan pandangan ini memicu perdebatan luas, terutama di kalangan masyarakat Sumatra Selatan yang menjunjung tinggi adat istiadat.
Tepung Tawar Hanya untuk Personal, Bukan untuk Kasus Penghinaan
Baca Juga: Tak Selesai dengan Adat! Kesultanan Palembang Tolak Tepung Tawar Willie Salim
Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin menegaskan bahwa prosesi Tepung Tawar tidak boleh digunakan dalam kasus penghinaan terhadap masyarakat atau suku tertentu.
Dalam kitab Oendang-oendang Simboer Tjahaja, hukum adat yang digunakan Kesultanan Palembang Darussalam sejak dahulu, ritual ini hanya berlaku untuk hubungan personal seperti penyambutan tamu kehormatan atau permohonan restu dalam pernikahan.
"Isu bahwa permintaan maaf Willie Salim akan dilakukan dengan prosesi Tepung Tawar sangatlah tidak tepat. Yang dirusak bukan nama satu atau dua orang, tetapi seluruh warga Sumsel, khususnya Kota Palembang," tegas Sultan Iskandar pada Sabtu (29/3/2025).
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa Kesultanan tidak akan menerima permintaan maaf dengan prosesi adat ini, bahkan jika disertai kompensasi materi sebesar apa pun.
"Walaupun diberikan ribuan triliun pun, tidak kami terima sepeser pun. Sebab tidak ada tertulis dalam kitab Oendang-oendang Simboer Tjahaja," imbuhnya.
Baca Juga: Malbi Palembang 'Terabaikan', Willie Salim Seharusnya Mencontoh Farah Quinn
Bahkan, ia menantang pihak yang ingin tetap melaksanakan prosesi Tepung Tawar untuk menunjukkan pasal dan ayat mana dalam kitab hukum adat yang membenarkan tindakan tersebut.
Berita Terkait
-
Willie Salim Masak Besar di Depok, Kini Dibandingkan dengan Kasus Hilang Rendang di Palembang
-
Richard Lee Bantah Acara Masak Besarnya di Palembang Rusuh: Kalau Masalah Kecil, Biasa
-
Cara Ustaz Derry Sulaiman Jawab Salam Willie Salim Seorang Kristen, Banyak yang Kaget
-
Niat Bersihkan Nama Palembang, Acara Masak Besar Richard Lee Malah Ricuh?
-
Ustaz Abdul Somad Ikut Komentari Hilangnya Daging Rendang Willie Salim
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Lebaran Berdarah, Tukang Parkir Kritis Ditusuk 7 Kali Pengunjung Club DA 41 Palembang
-
Kronologi Siswi SD Hilang 2 Hari, Ditemukan Dicabuli di Hotel Palembang
-
Wisata Maut di Ogan Ilir: Speedboat Terbalik Lagi, 'Tak Basah Tak Bayar'
-
Baru Kenal, Pemuda 19 Tahun Tega Cabuli Siswi SD di Hotel Melati Palembang
-
Ritel Hingga Perkebunan, Puluhan Perusahaan di Sumsel Tak Cairkan THR