SuaraSumsel.id - Badai kasus korupsi yang mengguncang Ogan Komering Ulu (OKU) kini menyeret nama Bupati Teddy Meilwansyah. Ia mengakui telah dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam pusaran dugaan korupsi di Dinas PUPR OKU.
Pemeriksaan ini tak lepas dari drama Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada 15 Maret 2025, yang menjerat enam orang tersangka, termasuk Kepala Dinas PUPR OKU, Nov.
Publik pun bertanya-tanya, sejauh mana keterlibatan Teddy dalam kasus ini?
Apakah ia sekadar saksi, atau ada kemungkinan statusnya bisa berubah?
Teddy menjelaskan bahwa dirinya dimintai keterangan tambahan terkait dugaan fee proyek yang menyeret pejabat daerah tersebut.
Bantahan Teddy Meilwansyah
Teddy menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui proyek-proyek tersebut, karena saat dugaan kasus terjadi, ia belum menjabat sebagai Bupati OKU secara resmi.
"Saya tidak tahu-menahu mengenai proyek-proyek itu, karena saat itu saya belum menjabat," ujarnya.
Teddy mengatakan jika proyek yang menjadi sorotan KPK tersebut terjadi sekitar Februari 2025, sedangkan ia baru mulai efektif sebagai Bupati OKU pada 3 Maret 2025, setelah menyelesaikan retreat di Magelang.
Baca Juga: Kasus Suap Proyek di OKU: KPK Temukan Bukti Baru Usai Geledah Rumah Pejabat dan Kontraktor
Saat ditanya apakah dirinya merasa aman dari dampak hukum kasus ini, Teddy meminta doa dari masyarakat.
"Insya-Allah aman, mohon doanya. Mengenai uang komitmen fee proyek, saya juga tidak tahu," ungkapnya.
Aktivitas Setelah Diperiksa KPK
Usai menjalani pemeriksaan di Mapolres OKU pada 22 Maret 2025, Teddy tetap menjalankan aktivitasnya seperti biasa.
Pada malam harinya, ia terlihat menunaikan salat tarawih di Masjid Baiturahman Sukaraya, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU.
Sekembalinya ke kediaman pribadinya di Jalan Sehati, Kelurahan Sukaraya, Teddy menggelar pertemuan informal dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Asisten Bupati hingga larut malam.
Berita Terkait
-
Kasus Suap Proyek di OKU: KPK Temukan Bukti Baru Usai Geledah Rumah Pejabat dan Kontraktor
-
Gedung DPRD OKU Digeledah KPK, Anggota Dewan Kompak Hilang Saat Pemeriksaan
-
Pasca OTT KPK di OKU: Bupati Teddy Meilwansyah Buka Suara, Ini Pernyataannya
-
Jenazah AKP Lusiyanto Dimakamkan di Kampung Halaman, Pelayat Padati Rumah Duka di OKU Timur
-
Misteri Pendidikan M Fahrudin: Latar Belakang yang Tak Banyak Diketahui Publik
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh
-
Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka
-
Guru SD di Palembang Diduga Setubuhi Siswi Lima Kali, Terungkap Setelah Orang Tua Melapor
-
PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi
-
Gambut Sumsel Terbakar 99.906 Hektar, Pemuda Desak Pemerintah Buka Data dan Tindak Pelanggaran