Tasmalinda
Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:32 WIB
Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju bersama masyarakat melakukan pengecekan instalasi kelistrikan
Baca 10 detik
  • PT Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju menyediakan PLTMh 12 kWh di Muara Enim Sumatera Selatan.
  • Fasilitas listrik terbarukan ini berhasil menerangi 50 kepala keluarga dan menunjang kegiatan produktif warga desa.
  • Warga memanfaatkan aliran listrik tersebut untuk mengolah hasil pertanian lokal menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

SuaraSumsel.id - Listrik tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat desa. Di Dusun Rantau Dedap, Desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMh) mendukung aktivitas warga, termasuk mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai ekonomi.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju atau Kilang Plaju mendukung pemanfaatan energi mikrohidro berkapasitas 12 kWh yang memberikan manfaat bagi sekitar 50 kepala keluarga atau 175 jiwa.

Listrik yang dihasilkan digunakan untuk penerangan rumah, lampu jalan, dan tempat ibadah. Ketersediaan energi tersebut juga membantu menunjang kegiatan produktif masyarakat, terutama pengolahan hasil pertanian lokal.

Program ini menjadi bagian dari kontribusi Kilang Plaju dalam memperluas pemanfaatan energi bersih sekaligus mendukung kemandirian masyarakat, bertepatan dengan peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 pada 2026 yang mengusung tema “Energi untuk Semua, Kemandirian bagi Indonesia”.

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Plaju, Perliansyah, mengatakan energi memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan pengembangan potensi lokal.

“Bagi kami, energi memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar memenuhi kebutuhan listrik. Energi juga dapat mendukung kegiatan masyarakat dan membuka peluang ekonomi melalui pengembangan potensi lokal,” ujar Perliansyah.

Listrik Bantu Warga Olah Kopi hingga Stroberi

Salah satu manfaat pemanfaatan PLTMh di Rantau Dedap adalah terbukanya peluang bagi warga untuk mengembangkan produk olahan dari hasil pertanian.

Biji kopi lokal diolah menjadi Kopi Muara Cawang. Sementara itu, kentang dikembangkan menjadi donat dan stroberi diolah menjadi selai.

Baca Juga: Relawan Pertamina Kilang Plaju Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga di 3 Wilayah

Pengolahan tersebut menjadi salah satu cara untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian. Komoditas yang sebelumnya dijual dalam bentuk bahan mentah dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi berbeda.

Ketersediaan listrik turut menunjang aktivitas produktif masyarakat. Meski demikian, peningkatan pendapatan maupun skala usaha warga masih memerlukan data lebih lanjut untuk mengukur dampak ekonomi program secara konkret.

Selain mendukung pengolahan hasil pertanian, energi mikrohidro juga menunjang aktivitas masyarakat di kawasan wisata Danau Deduhuk dan Rantau Dedap.

Dengan dukungan energi yang tersedia, potensi pertanian dan wisata di wilayah tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

Energi Terbarukan untuk Masyarakat Desa

Pemanfaatan PLTMh memanfaatkan aliran air sebagai sumber energi terbarukan. Pendekatan ini menjadi salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat sekaligus mendukung diversifikasi sumber energi.

Load More