SuaraSumsel.id - Pengusaha tajir asal Palembang, Sumatera Selatan Haji Alim, yang dikenal sebagai Direktur PT Sentosa Mulia Bahagia akhirnya resmi ditahan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati). Haji Halim terseret dalam kasus dugaan korupsi pemalsuan dokumen lahan proyek Tol Palembang-Jambi seluas 34 hektar.
Haji Alim menolak diperiksa saat saat tiba di Kejati Sumsel. Sikapnya itu justru membuat penyidik bertindak tegas dengan langsung menahannya di Rutan Kelas 1A Pakjo Palembang selama 20 hari ke depan.
Haji Alim tiba di Kejati Sumsel pada Senin (10/3/2025) dengan menggunakan ambulans. Ia dikawal puluhan jaksa dan petugas medis.
Namun, bukannya menjalani pemeriksaan, Haji Alim justru menolak untuk diperiksa oleh penyidik. Melihat hal ini, tim penyidik langsung melakukan upaya paksa dengan menahannya.
"Kami melakukan upaya paksa dengan tindakan penahanan selama 20 hari ke depan di Rutan Kelas 1A Palembang," tegas Kepala Kejari Musi Banyuasin, Roy Riyadi kepada awak media.
Kasus ini bermula dari penyelidikan Kejari Musi Banyuasin yang menemukan adanya dugaan pemalsuan dokumen administrasi dalam pengadaan lahan jalan tol Betung-Tempino Jambi. Dari hasil penggeledahan di beberapa lokasi di Palembang dan Musi Banyuasin, penyidik menetapkan dua tersangka yakni Haji Alim (HA) – Direktur PT Sentosa Mulia Bahagia, pengusaha ternama di Palembang dan Amin Mansyur (AM) – Mantan pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Musi Banyuasin.
Keduanya diduga bekerja sama dalam pemalsuan dokumen tanah guna memperoleh keuntungan besar dalam proses ganti rugi lahan proyek tol.
"Kami menetapkan HA dan AM berdasarkan alat bukti yang cukup sesuai Pasal 9 Jo. Pasal 15 UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," ujar Roy Riyadi.
Haji Alim dan Amin Mansyur diduga melanggar aturan hukum terkait tindak pidana korupsi. Berdasarkan penyelidikan, mereka terlibat dalam pemalsuan dokumen yang merugikan negara hingga miliaran rupiah.
Baca Juga: Haji Alim Ogah Diperiksa, Hingga Langsung Ditahan Kasus Korupsi Lahan Jalan Tol
Jika terbukti bersalah, mereka bisa dijerat dengan hukuman berat sesuai Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diperbarui dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Penahanan Haji Alim menjadi perbincangan hangat, mengingat ia dikenal sebagai pengusaha sukses dengan jaringan luas di Sumatera Selatan.
Dengan kasus ini yang terus bergulir, banyak pihak menduga masih ada nama-nama lain yang terlibat dalam skandal korupsi ini. Penyidik memastikan akan terus mengusut kasus ini hingga ke akar-akarnya.
Apakah akan ada tersangka baru? Bagaimana nasib proyek Tol Palembang-Jambi? Publik menunggu kelanjutan drama hukum yang mengejutkan ini.
Tag
Berita Terkait
-
Haji Alim Ogah Diperiksa, Hingga Langsung Ditahan Kasus Korupsi Lahan Jalan Tol
-
Seberapa Kaya Haji Halim Ali? Pengusaha Sumsel Tersangka Korupsi Jalan Tol
-
Haji Halim Ali Tersangka Korupsi Lahan Tol Datang ke Kejati Sumsel dengan Ambulans
-
Sosok Haji Halim: Pengusaha Ternama Sumsel Terjerat Dugaan Korupsi Lahan Tol
-
Di Usia 87 Tahun, Haji Halim Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Lahan Tol?
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar
-
Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin
-
Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan
-
22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?
-
Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi