SuaraSumsel.id - Nama Haji Halim telah dikenal luas di Sumatera Selatan sebagai seorang pengusaha terkemuka di sektor perkebunan kelapa sawit. Ia adalah pemilik PT Sentosa Kurnia Bahagia (SKB), sebuah perusahaan yang beroperasi di berbagai wilayah di Sumatera Selatan dan berfokus pada pengembangan perkebunan kelapa sawit.
Haji Halim dikenal sebagai sosok yang memiliki pengaruh dalam industri ini. Namun, baru-baru ini, perusahaan Haji Halim menjadi sorotan setelah Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin (Muba) melakukan penggeledahan di kantor PT SKB.
Penggeledahan ini dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan terkait dugaan korupsi dan praktik mafia tanah yang melibatkan perusahaan tersebut.
Kejari Muba, Roy Riadi, menyatakan bahwa tindakan ini diambil setelah adanya laporan mengenai dugaan penyalahgunaan wewenang dan pemalsuan dokumen yang berkaitan dengan kepemilikan tanah.
Selama penggeledahan, tim kejaksaan mengamankan sejumlah dokumen penting yang dianggap relevan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Haji Halim, yang dikenal dekat dengan masyarakat dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial, belum memberikan pernyataan resmi terkait penggeledahan ini. Namun, pengacara Haji Halim menyatakan bahwa kliennya siap untuk bekerja sama dengan pihak kejaksaan dan berharap proses hukum dapat berjalan dengan transparan dan adil.
PT SMB, yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit, diduga telah mengklaim tanah negara sebagai milik pribadi untuk mendapatkan keuntungan finansial. Dalam proses penggeledahan, pihak kejaksaan mengamankan berbagai dokumen penting yang dianggap relevan dengan kasus ini, termasuk dokumen hak guna usaha (HGU) dan dokumen administrasi lainnya.
Haji Halim, yang dikenal sebagai tokoh masyarakat dan pengusaha sukses, belum memberikan pernyataan resmi terkait penggeledahan ini.
Melansir ANTARA, penyidikan yang dilakukan mengenai dugaan tindak pidana korupsi pemalsuan administrasi penggantian uang ganti rugi lahan pembangunan jalan tol Palembang - Jambi yang ditemukan berdasarkan penyelidikan dan penyidikan.
Baca Juga: Kejari Muba Geledah Kantor PT SMB, Haji Halim Terjerat Dugaan Mafia Tanah?
"Ada dugaan mafia tanah yang ingin mengambil keuntungan dari ini," katanya.
Modus nya penguasaan hak milik bidang tanah berdasarkan hasil investigasi tanah itu merupakan milik negara bekas kawasan hutan.
"Ialah HA selaku direktur perusahaan itu, tapi kami akan melakukan pendalaman, karena kami menemukan ada dokumen yang dibuat oleh mantan pegawai BPN Muba, patut diduga inilah mafia tanah nya," kata Roy.
Haji Halim juga terlibat dalam beberapa sengketa hukum terkait lahan, termasuk kasus yang melibatkan PT Gorby Putra Utama (GPU).
Dalam kasus ini, dua karyawan PT SKB, Djoko Purnomo dan Bagio Wilujeng, divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Lubuk Linggau karena memalsukan dokumen Hak Guna Usaha (HGU). Haji Halim mengekspresikan kekecewaannya terhadap putusan tersebut, mengklaim bahwa kedua bawahannya hanya menjalankan tugas sesuai prosedur yang ada.
Berita Terkait
-
Kejari Muba Geledah Kantor PT SMB, Haji Halim Terjerat Dugaan Mafia Tanah?
-
Aksi 'Indonesia Gelap' Meluas, 700 Mahasiswa Palembang Turun ke Jalan Besok
-
Songket PaSH Siap Mendunia: Bawa Sentuhan Modern untuk Kain Tradisional di BRI UMKM EXPO(RT) 2025
-
Tak Hanya Cek Kesehatan, Ratu Dewa Juga Lakukan Ini Jelang Pelantikan!
-
Masjid Lawang Kidul: Saksi Sejarah Islam di Palembang dengan Arsitektur Unik
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Mengurangi Flek Hitam pada Usia 50 Tahun ke Atas? Ini 7 Rekomendasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Demi UMKM Naik Kelas, Kepala Unit BRI Rela Tempuh Jalan Berlumpur di Rantau Prapat
-
Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600
-
Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah
-
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda
-
PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak