SuaraSumsel.id - Sosial media di Kota Palembang, Sumatera Selatan tengah dihebohkan dengan sebuah video memperlihatkan cekcok panas antara seorang warga dan oknum polisi berpangkat AKP. Video tersebut viral setelah diunggah ke platform TikTok dan disebar luas di berbagai akun Instagram lokal.
Dalam narasi video, warga yang diketahui bernama Wendi merasa sangat tersinggung dengan ucapan kasar berbahasa Palembang dari perwira polisi tersebut. Konflik ini ternyata bermula dari sengketa tanah yang sudah berlarut-larut sejak 2012, melibatkan 29 sertifikat hak milik warga.
Respons netizen pun beragam, banyak yang menyayangkan tindakan oknum polisi tersebut dan mengaitkan dengan ahlak.
Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Wendi (36), warga Kelurahan Azhar Kenten Permai, Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin yang merupakan perekam video menjelaskan awal muka keributan dengan perwira polisi berpangkat AKP, terjadi pada Senin (23/12/2024).
Wendi menyebut perkara itu dimulai dari sengketa tanah antara warga yang memegang sebanyak 29 sertifikat SHM termasuk miliknya, dengan salah satu pengembang perumahan di Palembang,
“Saya menanyakan mana bukti surat penggugat tapi saya malah dikatain oleh perwira AKP itu dengan kata p*l*t,” ucap Wendi.
“Banyak di situ polisi anak buahnya tidak ada yang arogan seperti dia,” tegasnya.
Video yang pertama kali diunggah pemilik akun tiktok diviralkan @nitaliasari09 yang kemudian disebar juga oleh sejumlah akun Instagram publik.
Baca Juga: HUT BRI ke-129, Insan Brilian Palembang Gelar Donor Darah dan Pemeriksa Kesehatan
Seperti akun IG @widuribram yang mengomentari : ‘Akhlak nya semangat bapak yg Video K nya’.
Berita Terkait
-
HUT BRI ke-129, Insan Brilian Palembang Gelar Donor Darah dan Pemeriksa Kesehatan
-
Prakiraan Cuaca Natal 2024: Hujan Sedang Guyur Sumsel, Siapkan Payung!
-
Nasihat Bijak Pengadilan Agama Palembang Selamatkan 85 Kasus Rumah Tangga
-
Malam Tahun Baru, Jembatan Ampera Ditutup Dua Jam untuk Hindari Kemacetan
-
Januari 2025, Palembang Resmi Larang Kantong Plastik di Minimarket dan Pasar
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap