SuaraSumsel.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) meminta masyarakat waspada terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana banjir dan tanah longsor.
"Saat ini sudah memasuki musim hujan sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana alam," kata Manager Pusdalops BPBD OKU Gunalfi, Sabtu (5/10/2024).
Dia mengatakan berdasarkan peringatan dini dari BMKG bahwa curah hujan diprediksi akan meningkat seiring dengan berakhirnya musim kemarau pada periode akhir September 2024.
BMKG memprediksi potensi curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi selama beberapa hari ke depan di sejumlah wilayah, termasuk di Kabupaten OKU.
Oleh sebab itu, menghadapi potensi bencana alam, masyarakat khususnya di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Ogan Kabupaten OKU diminta meningkatkan kewaspadaan agar tidak menimbulkan korban jiwa.
Sebagai upaya pencegahan, kata dia, pihaknya saat ini mulai melaksanakan monitoring untuk melakukan pemetaan di sejumlah wilayah di Kabupaten OKU yang berpotensi terjadi banjir dan tanah longsor.
Berdasarkan hasil pemetaan terdapat 11 kecamatan yang dipetakan rawan bencana banjir dan tanah longsor meliputi Muara Jaya, Pengandonan, Ulu Ogan, Lengkiti, Semidang Aji, Sosoh Buay Rayap, Baturaja Timur, Baturaja Barat, Peninjauan, Kedaton Peninjauan Raya, dan Lubuk Raja.
BPBD OKU juga meningkatkan pemantauan cuaca dan rutin memantau debit air Sungai Ogan agar bencana alam dapat ditanggulangi sedini mungkin.
"Upaya-upaya ini dilakukan sebagai kesiapan dalam penanggulangan bencana alam menjelang pergantian musim dari kemarau ke penghujan," ujarnya. (ANTARA)
Baca Juga: 3 Kecamatan di OKU Rawan Longsor saat Musim Hujan
Berita Terkait
-
3 Kecamatan di OKU Rawan Longsor saat Musim Hujan
-
Warga Terdampak Banjir dan Tanah Longsor di OKU Dapat Bantuan dari Pusat
-
Kejari OKU Timur Kembalikan Dana Hibah Bawaslu yang Dikorupsi ke Pemkab
-
Hadiri Acara Paslon Bupati dan Wakil Bupati, Sekda OKU Diperiksa Bawaslu
-
Polisi Selidiki Kebakaran Gudang Diduga Tempat Penyimpanan BBM Ilegal di OKU
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk
-
Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air
-
Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga
-
Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul
-
Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Kenapa Asap Masih Kepung Palembang?