SuaraSumsel.id - Sebanyak 114 rumah warga di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang rusak akibat bencana banjir dan tanah longsor tercatat sebagai calon penerima bantuan program stimulan dari pemerintah pusat.
Manager Pusdalops BPBD OKU Gunalfi menjelaskan, 114 rumah tersebut terdiri atas sebanyak 46 unit rusak berat, 41 rusak sedang dan 27 unit mengalami rusak ringan akibat bencana alam.
Untuk membantu meringankan beban masyarakat yang rumahnya terdampak bencana alam pihaknya telah mengajukan permohonan bantuan stimulan ke pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI.
Dalam program tersebut masyarakat akan dibantu dana yang diperuntukkan untuk memperbaiki rumah yang rusak akibat banjir dan tanah longsor agar layak ditempati.
Setiap calon penerima bantuan dibantu dana sebesar Rp60 juta dengan kriteria kondisi rusak berat, Rp30 juta rusak sedang dan Rp15 juta untuk rusak ringan.
"Usulan bantuan program stimulan ini sudah kami sampaikan dan tinggal menunggu realisasinya yang ditargetkan pada November 2024," tegasnya.
Ia berharap melalui program ini dapat sedikit membantu meringankan beban korban bencana alam di Kabupaten OKU agar bisa memperbaiki rumah mereka seperti sediakala. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Kejari OKU Timur Kembalikan Dana Hibah Bawaslu yang Dikorupsi ke Pemkab
-
Hadiri Acara Paslon Bupati dan Wakil Bupati, Sekda OKU Diperiksa Bawaslu
-
Polisi Selidiki Kebakaran Gudang Diduga Tempat Penyimpanan BBM Ilegal di OKU
-
OKU Timur Buka Akses Perbankan di Wilayah Pesisir Komering
-
Korupsi Dana Hibah Pilkada, Eks Ketua Bawaslu OKU Timur Dijebloskan ke Penjara
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat
-
Sumsel Dikepung 2.639 Titik Panas Hari Ini, Apa yang Sebenarnya Sedang Terjadi?
-
Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?
-
BRI dan GarudaMiles Tawarkan Ekstra 27.000 Miles Bagi Nasabah Infinite Prioritas
-
Ganesha, Bayi Gajah Tesso Nilo yang Lahir dari Induk Gajah Binaan dan Gajah Liar