SuaraSumsel.id - Sebuah rumah mewah milik otak pelaku pembunuhan sadis terhadap pegawai koperasi Anton Eka Saputra (25) sudah dipasang garis polisi. Tetangga sekitar tidak menyangka jika pemilik rumah mewah yang baru dibangun merupakan otak pembunuhan yang tengah diburu polisi.
“Setahu kami yang punya rumah itu jarang kumpul dengan tetangga, istrinya paling ke pasar belanja. Memang belum memiliki anak, setiap hari setahu kami ada di Distro,” ujar salah seorang ibu yang merupakan tetangga pelaku.
Polisi memasang garis polisi di rumah mewah tersebut. Meski demikian para tetangga dan Ketua RT tidak mengetahui keberadaan pelaku dan keluarganya tersebut.
Tetangga juga mengaku kalau rumah mewah baru dibangun sekitar 1 tahun lalu di sebidang tanah kosong yang berada tak jauh dari Distro miliknya.
“Entah orang dari koperasi yang nagih atau orang dari kepolisian. Kebanyakan yang datang ke rumah pakai motor dan hampir setiap hari,” ujar warga lainnya melansir dari sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Pembunuhan sadis terhadap Anton Eka Saputra ini terkuak setelah salah satu pelakunya ditangkap di Batam. Polisi melakukan penyelidikan terhadap karyawan koperasi simpan pinjam yang dicor semen di sebuah toko baju bermerek,
Peristiwa ini mulai disidik saat Istri korban mulai kehilangan kontak korban, pada Sabtu 8 Juni 2024.
Polisi kini juga masih memburu satu pelaku lagi yang masih buron yang merupakan teman pelaku Pongki, Kalf (DPO).
Baca Juga: Kompol KPK Gadungan Tipu Calon Bintara di Palembang, Raup Ratusan Juta Rupiah
Berita Terkait
-
Kompol KPK Gadungan Tipu Calon Bintara di Palembang, Raup Ratusan Juta Rupiah
-
Ekonomi Berkelanjutan: Sumatera Selatan Bentuk Forum Energi Daerah
-
Ibu vs 4 Anak di Banyuasin, Perebutan Harta Warisan Berujung Laporan ke Polda Sumsel
-
Yeni dan Puding Kelapa DEGLA: Bukti Nyata Sinergi Bank Sumsel Babel dan UMKM dalam Wujudkan Mimpi
-
Ayah Muda Jadi Korban Pembacokan Salah Sasaran di Palembang, Tewas di Tempat
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius
-
Tangis Keluarga Pecah, 11 Korban Bus ALS Akhirnya Teridentifikasi Melalui DNA
-
Pembuang Sampah di Palembang Bisa Disuruh Bersihkan Masjid, Efektif Bikin Jera?