SuaraSumsel.id - Masih ingat dengan seorang ibu asal Talang Kelapa, Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) yang digugat oleh 4 orang anaknya. Kekinian keempat anaknya melaporkannya ke Polda Sumsel, dengaan dugaan pemalsuan dokumen.
Ibu yang kekinian sudah menjadi nenek berusia 77 tahun, menjalani pemeriksaan atas laporaan dugaan pemalsuan dokumen keempat anaknya tersebut.
Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Polda Sumsel melakukan pemeriksaan terhadap ibu yang kekinian diketahui bernama Hj Kannut, warga Perumnas Talang Kelapa, Alang-alang Lebar, Banyuasin.
Didampingi lembaga bantuan hukum, sang nenek menjalani pemeriksaan. Direktur LBH Bima Sakti Moh Novel Suwa membenarkan kedatangannya ke Polda Sumsel guna memenuhi panggilan penyidik atas kasus tersebut.
Dugaan pemalsuan dokumen yang dilaporkan oleh anak kliennya tersebut berkaitan dengan jual beli tanah peninggalan almarhum suaminya, yang dilakukan sang nenek tersebut.
"Kami punya bukti kalau itu sudah disetujui oleh anak-anaknya,” ucap Novel.
Belakangan diketahui jika jual beli dilakukan atas tanah seluas 18 hektar yang berlokasi di Kabupaten Banyuasin.
Novel menjelaskan bukan tanpa alasan Hj Kannut menjual tanah itu lantaran untuk biaya pengobatan dan pengurusan perkara atas gugatan sang anak.
"Hasil pembelian tanah tersebut memang belum dibagikan sebagai waris," ucapnya.
Baca Juga: Yeni dan Puding Kelapa DEGLA: Bukti Nyata Sinergi Bank Sumsel Babel dan UMKM dalam Wujudkan Mimpi
Ambo Tang (57) putra sulung Hj Kannut pun menjelaskan jika permasalahan waris muncul setelah enam bulan sang ayah meninggal dunia. Ada sejumlah harta yang kemudian diwariskan kepada ibu sebagai istri dan anak-anaknya.
Berita Terkait
-
Yeni dan Puding Kelapa DEGLA: Bukti Nyata Sinergi Bank Sumsel Babel dan UMKM dalam Wujudkan Mimpi
-
Ayah Muda Jadi Korban Pembacokan Salah Sasaran di Palembang, Tewas di Tempat
-
Terungkap! Motif Dibalik Pembunuhan Karyawan Koperasi yang Dicor Semen di Palembang
-
Ada 2 Sungai di Musi Banyuasin Tercemar Minyak Ilegal, Sumber Air Warga Terdampak
-
Janji Pj Gubernur Elen Setiadi Atasi Karhutla Sumsel: Butuh Sinergi dan Dukungan
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
Terkini
-
16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla, Warga Sumsel Ajukan 7 Tuntutan
-
Palembang Diselimuti Asap Karhutla, Kualitas Udara Masuk Zona Berbahaya Lagi
-
Kabut Asap Karhutla Kembali Ganggu Penerbangan Palembang, 5 Pesawat Terdampak Hari Ini
-
Habitat Terbakar, Anak Kucing Kuwuk 2 Bulan Ditemukan Sendirian di Ogan Ilir
-
7 Kali Reshuffle Prabowo, Pengamat UIN Raden Fatah Palembang Soroti Efeknya ke Birokrasi