SuaraSumsel.id - Hari raya Idul Adha akan identik dengan daging sapi dan kambing. Di Sumatera Selatan (Sumsel) pun dikenal kuliner yang berasal dari olahan daging sapi dan kambing.
Berikut 7 makanan khas Sumatera Selatan (Sumsel) yang berasal dari olahan daging sapi dan kambing.
1. Malbi
Hidangan ini terbuat dari daging sapi yang direbus dengan santan, rempah-rempah, dan bumbu kacang. Malbi biasanya disajikan dengan ketupat, lontong, atau nasi putih.
2. Sate Padang
Sate Padang terbuat dari daging sapi atau kambing yang dipotong kecil-kecil dan ditusuk pada tusuk sate. Sate Padang biasanya disiram dengan kuah kental yang terbuat dari santan, rempah-rempah, dan cabai.
3. Gulai Kambing
Gulai kambing adalah hidangan berkuah yang terbuat dari daging kambing yang dimasak dengan santan, rempah-rempah, dan cabai. Gulai kambing biasanya disajikan dengan nasi putih atau ketupat.
4. Rendang
Baca Juga: Libur Lebaran Makin Seru! Jelajahi 10 Destinasi Wisata Menawan di Sumatera Selatan
Rendang adalah hidangan daging sapi yang dimasak dengan santan, rempah-rempah, dan cabai selama berjam-jam. Rendang biasanya disajikan dengan nasi putih atau ketupat.
5. Empal Palembang
Empal Palembang terbuat dari daging sapi yang direbus dengan santan, rempah-rempah, dan cabai. Empal Palembang biasanya disajikan dengan nasi putih atau ketupat.
6. Pindang tulang iga
Pindang tulang iga adalah hidangan berkuah yang terbuat dari tulang iga sapi yang dimasak dengan santan, rempah-rempah, dan cabai. Pindang tulang iga biasanya disajikan dengan nasi putih atau ketupat.
7. Semur daging
Tag
Berita Terkait
-
Libur Lebaran Makin Seru! Jelajahi 10 Destinasi Wisata Menawan di Sumatera Selatan
-
Dari Istana ke Piring Rakyat: Menjelajahi Warisan Kuliner Malbi Palembang nan Kaya Rasa
-
Menelusuri Tradisi Menyelupkan Kaki ke Darah Kurban di Palembang: Mitos atau Fakta?
-
Tradisi Idul Adha di Palembang: Semangat Kebersamaan Terpancar di Masjid Agung dan Jembatan Ampera
-
Mudik Lebaran Idul Adha, KAI Divre III Palembang Tambah Gerbong
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Tata Kelola dan Perlindungan Aset Lewat Kerja Sama dengan Kejari PALI
-
Usai Terima SK Plt Pasca Edison Jadi Tersangka, Bisakah Sumarni Jadi Bupati Muara Enim?
-
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Ini Dampaknya bagi Kelas Menengah dan UMKM di Sumsel
-
Apa Itu Jongot? Cara Orang Musi Menjaga Pangan, Air, dan Ingatan Leluhur di Sumsel
-
Program MBG Bermasalah? Sejumlah Dapur di Sumsel Ternyata Berhenti Sementara