SuaraSumsel.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre III Palembang memberangkatkan 11.680 penumpang menjelang libur Idul Adha 1445 Hijriah.
Manager Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti di Palembang mengatakan pihaknya mencatat pada hari ini pada pukul 10.00 WIB, 11.680 penumpang yang berangkat menggunakan kereta api dari total 8 stasiun keberangkatan penumpang yang ada di wilayah Divre III Palembang.
Mulai dari stasiun Kertapati, Payakabung, Prabumulih, Muara Enim, Lahat, Tebingtinggi, Kota Padang dan Lubuklinggau. Adapun penumpang yang berangkat pada Kamis (13/6) sebanyak 2.866 orang.
“Data sementara penumpang yang berangkat pada Sabtu (15/6) sebanyak 3.426 orang dan merupakan jumlah penumpang tertinggi periode keberangkatan 13 - 16 Juni 2024,” katanya.
Selama periode libur Idul Adha 1445 dan liburan sekolah tahun ajaran 2023/2024, yaitu dari tanggal 13 Juni sampai dengan tanggal 14 Juli 2024, KAI Divre III Palembang menyediakan 76.518 tempat duduk, yang merupakan total ketersediaan tempat duduk untuk KA Bukit Serelo relasi Kertapati - Lubuk Linggau (PP) , KA Ekspres Rajabasa relasi Kertapati - Tanjung Karang dan KA komersial Sindang Marga relasi Kertapati - Lubuklinggau (PP).
“Saat ini sudah terjual sebanyak 56.341 tempat duduk atau sekitar 74 persen dari ketersediaan tempat duduk yang ada,” jelasnya.
Mengakomodir masyarakat yang akan menggunakan kereta api pada masa libur Idul Adha periode 13 - 18 Juni 2024 ada penambahan 1 gerbong/kereta pada kereta Sindang Marga, sehingga untuk periode tersebut ada penambahan 550 tempat duduk.
Aida mengatakan masyarakat dapat melakukan pemesanan tiket KA melalui aplikasi Access by KAI, web kai.id, dan seluruh channel penjualan online resmi lainnya. Adapun loket di stasiun hanya melayani penjualan tiket go show mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api tentunya apabila ketersediaan tiket masih ada.
“Untuk proses pembatalan tiket dapat dilakukan pada aplikasi Acces by KAI dan loket stasiun yang melayani pembatalan tiket, dengan biaya administrasi sebesar 25 persen per tiket yang dibatalkan. Penumpang dapat membatalkan tiket di Acces by KAI selambatnya 2 jam sebelum keberangkatan KA atau di loket stasiun selambatnya 30 menit sebelum keberangkatan KA,” katanya.
Baca Juga: Kreatif! Sekolah di Palembang Ubah Sampah Organik Jadi Iuran SPP dan Pupuk
Berita Terkait
-
Kreatif! Sekolah di Palembang Ubah Sampah Organik Jadi Iuran SPP dan Pupuk
-
Program Berqurban Serentak Bank Sumsel Babel dan Pemprov Sumsel: Tebar Kebaikan Idul Adha
-
Mimpi Final Four Palembang BSB Kandas, Takluk 0-3 dari Jakarta Pertamina
-
Gen Z Wajib Tahu! Cek Bagus dan Cek Ayu 2024 Ajak Lestarikan Budaya Palembang
-
PKS Bergabung, Herman Deru-Cik Ujang Dapat Dukungan Resmi di Pilgub Sumsel 2024
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap