SuaraSumsel.id - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bengkulu menegaskan hewan ternak kruban pada Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah harus punya Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).
Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bengkulu Henny Kusuma Dewi menyebutkan jika SKKH tersebut sebagai jaminan bahwa hewan kurban yang diperjualbelikan terjamin kesehatannya.
"Untuk pemeriksaan ante morten hewan kurban akan dilakukan H-7 Idul Adha. Setelah pemeriksaan dan dinyatakan sehat, kita berikan SKKH. Ini sebagai jaminan bahwa hewan kurban tersebut sehat dan bebas dari penyakit hewan menular," ujar dia.
Pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban dilakukan pada beberapa titik kandang milik peternak serta penjualan hewan kurban yang ada di Kota Bengkulu.
Pihaknya bersama dokter hewan dan pihak terkait juga melakukan pemeriksaan terhadap hewan yang berasal dari luar wilayah Kota Bengkulu serta melakukan pemantauan terhadap ketersediaan hewan untuk memastikan kondisi ternak.
Henny mengimbau kepada masyarakat masyarakat yang akan mengambil atau membeli hewan dari kabupaten tetangga diimbau untuk meminta SKKH yang ditandatangani oleh dokter hewan setempat.
Hal tersebut dilakukan sesuai dengan Surat Edaran (SE) dari Kementerian Pertanian terkait pengawasan hewan kurban, sehingga seluruh dinas terkait baik provinsi maupun kabupaten/kota terus melakukan pemantauan dan pengawasan di lapangan.
"Masyarakat diimbau untuk memperhatikan kesehatan hewan sebelum pelaksanaan Idul Adha serta melaporkan ke petugas peternakan saat melakukan transaksi jual beli hewan ternak untuk dilakukan pemeriksaan," kata dia.
Pihaknya juga meminta kepada para peternak seperti sapi, kerbau, dan kambing, untuk tidak memperjualbelikan hewan milik mereka jika telah terinfeksi penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) dan Jembrana.
Baca Juga: Menu Olahan Daging Selain Rendang Dan Semur, Ini Resep Malbi Palembang Nan Lezat
Untuk hewan ternak yang terinfeksi LSD dan Jembrana memiliki ciri-ciri khusus yaitu adanya benjolan pada kulit sapi, khususnya pada bagian leher, punggung, dan perut. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Menu Olahan Daging Selain Rendang Dan Semur, Ini Resep Malbi Palembang Nan Lezat
-
Anies Baswedan Kurban Sapi Hitam Bernomor 24, Pengamat: Itu Isyarat Anies Jadi Kuda Hitam Pilpres 2024
-
Ditipu Penjual Ternak, 350 Warga Bukittinggi Gagal Terima Daging Kurban Idul Adha
-
Heboh! Panitia Mendadak Tersungkur Meninggal Dunia Saat Bantu Pegang Hewan Kurban Disembelih
-
Kocak! Agar Hewan Kurban Tak Merasa Sakit Saat Disembelih, Habib Husein Jafar Beri Saran Ini
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Alex Noerdin Meninggal Hingga ke Roblox, Warga Berkumpul di Bundaran Sekayu Versi Virtual
-
EcoGrow Mom PTBA Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Urban Farming di Tanjung Karangan
-
Kilang Pertamina Plaju Pastikan Pasokan Energi Aman Saat Satgas RAFI 1447 H, Perkuat SDM dan HSSE
-
Jadwal Imsak Palembang 27 Februari 2026: Waktu Sahur & Buka Puasa Lengkap
-
Ricuh di Musi Rawas! Kantor Lurah Pasar Muara Beliti Diserbu Warga, Ini Pemicunya