SuaraSumsel.id - Momen Idul Adha memang identik dengan penyembelihan hewan kurban. Itu kenapa Idul Adha disebut sebagai hari raya kurban. Melaksanakan kurban menjadi sunah bagi mereka yang mampu.
Kurban pun bisa berupa sapi dan kambing. Islam mengatur syarat mengenai ketentuan kurban sapi dan kambing yang disunahkan bagi mereka yang mampu. Melaksaanakan kurban juga hendaknya mengikuti syarat dan ketentuan. Salah satunya, pelaksanaan pemotongan hendaknya tidak menyakitkan bagi hewan kurban tersebut.
Video lawas ustad Habib Jafar kembali viral. Dalam potongan video lawas tersebut, Habib memberikan saran yang kocak agar hewan kurban merasa tidak kesakitan saat disembelih.
Hewan kurban pun dalam islam ada syaratnya, yakni hewan kurban yang sehat dan memenuhi syarat wajib, seperti usia saat dikurban. Tretan muslim menegaskan agar pemotongan hewan kurban sebaiknya menggunakan pisau yang tajam hingga tidak menyakitkan.
"Kan zaman sudah berkembang," ujar Habib Jakfar.
Dalam islam, Habib menekankan jika saat akan memotong leher hewan kurban, seharusnya mata hewan kurban ditutup. Hal ini, kata Habib agar hewan kurban tidak mengetahui proses penyembelihan berlangsung.
Namun, entah kenapa Habib malah menyambungkan dengan cerita yang kocak.
"Atau mungkin, kan sekarang zaman sudah berkembang. Mungkin hewan kurbanya kita pakaikan kacamata tiga dimensi, viar," ujar Habib
Dengan memasangkan kacamata tersebut, hewan kurban merasa pergi berkreasi keliling dunia, padahal ia tengah menjemput ajalnya.
Baca Juga: Umat Muslim di Sumsel Gelar Salat Idul Adha, Masjid Dan Lapangan Dipenuhi Jemaah
"Jadi ia seolah-olah berjalan keliling dunia, padahal ia akan tiada," sambung Habib menekankan.
Video lawan Habib Jafar ini kemudian disambut komentar ramai netizen.
"Tapi emang bener sih kata the protector.. kurban yg mau disembelih jgn sampe ngeliat kurban lain yg sedang atau sudah disembelih, bawaannya pasti bikin takut, panik, ngamuk dan menyulitkan proses penyembelihan.." ujar netizen Muhammad Nafial Hadi
"VR nya nanti liatin video proses pengolahan daging di tukang jagal," sambung netizen lainnya.
Berita Terkait
-
Bertambah, Jumlah Hewan Kurban di Batam Tahun Ini Sebanyak 3.234 Ekor
-
Doa Menyembelih Hewan Kurban untuk Diri Sendiri maupun Orang Lain
-
Wabah PMK Bikin Masyarakat Takut Makan Sate, Prof Zubairi: Monggo Saja, Aman!
-
Presiden Jokowi Sumbang Sapi Kurban di Kabupaten Tegal, Beratnya Hampir Satu Ton
-
Wapres: Berkurban Adalah Bukti Peduli Sesama Umat
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Alex Noerdin Meninggal Hingga ke Roblox, Warga Berkumpul di Bundaran Sekayu Versi Virtual
-
EcoGrow Mom PTBA Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Urban Farming di Tanjung Karangan
-
Kilang Pertamina Plaju Pastikan Pasokan Energi Aman Saat Satgas RAFI 1447 H, Perkuat SDM dan HSSE
-
Jadwal Imsak Palembang 27 Februari 2026: Waktu Sahur & Buka Puasa Lengkap
-
Ricuh di Musi Rawas! Kantor Lurah Pasar Muara Beliti Diserbu Warga, Ini Pemicunya