Sumsel juga pernah diajukan menjadi tuan rumah piala dunia u-17, namun ajang tersebut ternyata hanya digelar di Pulau Jawa.
Kegagalan ketiga yakni menjamu playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang batal karena adanya kabut asap Sumsel.
3. Asap Karhutla yang berulang di Sumsel
Koalisi masyarakat sipil anti asap Provinsi Sumsel 2023 yang dibentuk sejak dimulainya kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah menyebabkan bencana asap menyelimuti provinsi Sumsel sejak awal Juni 2023.
Koalisi ini, terdiri dari setidaknya 10 (sepuluh) organisasi masyarakat sipil di Sumsel yang memiliki konsen dan kepedulian terhadap penyelamatan lingkungan dan hutan, penegakan hukum dan hak asasi manusia(HAM), pelayanan dan pembiayaan publik di provinsi Sumsel.
Kejadian bencana asap sebagai akibat dari karhutla tahun 2023 yang seharusnya bsa dicegah karena sudah ada peringatan dari BMKG melalui siaran pers kepala BMKG, Dwikorita Karnawati tanggal 27 Maret 2023 akan terjadinya cuaca kering fenomena el-nino tahunan.
Aktivis dari HaKI (Hutan Kita Institute), Adiosyafri mengatakan bencana asap akibat karhutla 2023 ini memberikan refleksi jika bencana yang berulang dan membutuhkan upaya bersama nan serius.
"Koalisi ini merupakan advokasi lanjutan dan masukan kepada instansi terkait agar kejadian ini tidak terus terulang," ujarnya.
Sebaran Titik Panas (Hotspot) dan Lahan Terbakar di Sumsel
Baca Juga: Bagikan Deviden Rp 6 Miliar, PT Pulau Subur Bakal Bangun Pabrik Minyak Goreng di Sumsel
Koalasi 10 masyaarakat sipil mengeluarkan laporan pemantauan titik panas (hotspot) periode 1 Januari -30 November 2023 di provinsi Sumsel. Pematuan ini berasal dari pemantuan satelit Aqua-Tera/Modis yang telah ditemukan selama periode 1 Januari – 30 November 2023.
Hotspot diakumulasikan sepanajang waktu tersebut ialah 6.231 hotspot dengan sebagiannya atau sekitar 3.554 hotspot berada di lahan gambut.
Provinsi Sumsel menempati posisi ke-3 setelah provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sebanyak 7.376 titik panas (hotspot) dan provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) sebanyak 7.314 hotspot.
Dari jumlah titik api tersebut, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) merupakan kabupaten terparah di provinsi Sumsel dengan menyumbang 3.969 hotspot atau 63,7 persen.
Terparah ke-2 adalah kabupaten Musi Banyuasin dengan 59 hotspot atau 9,5 % yang kemudian disusul kabupaten Banyuasin dengan 349 titik atau 5,5% dan keempat baru kabupaten Ogan Ilir dengan 286 hotspot atau mencapai 4,6%.
Hotspot tersebut terjadi di konsesi perkebunan dan kehutanan yang terdeteksi mencapai 70,3% hotspot dari 2.086 hotspot dari total seluruh hotspot.
Tag
Berita Terkait
-
Alasan Ketua KONI Sumsel Yulian Gunhar Tak Mau Terima Gaji Bulanannya
-
Koalisi Masyarakat Sipil Sumsel Sampaikan 7 Rekomendasi Agar Karhutla Tak Terulang Setiap Tahun
-
Saksi Mantan Kadispora Akui Dana Hibah KONI dari Pemprov Sumsel Tak Ada LPJ
-
Mantan Kadispora Akui Hanya Rp10 Miliar Ada LPJ dari Rp37,5 Miliar Dana Hibah KONI
-
Petinggi KONI Sumsel Didakwa Rugikan Negara Rp3,4 Miliar dari Dana Hibah Pemprov Sumsel
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Siap Optimalkan Likuiditas dari Dana SAL untuk Perkuat Kredit Produktif
-
Sebulan Beroperasi, KA Rajabasa Ekonomi Premium Layani 66.521 Penumpang, Hubungkan Sumsel-Lampung
-
Kasus Korupsi Lampu Jalan Palembang Merembet, Wali Kota dan Wawako Bisa Diperiksa
-
Ketimpangan Sumsel Makin Rendah, Tapi Jurang Pengeluaran Kota dan Desa Masih Terasa
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Tapi 870 Ribu Warga Masih Hidup di Bawah Garis Miskin