- Bus ALS bertabrakan dengan truk tangki di Jalinsum Muratara pada Rabu siang dan mengakibatkan 16 orang meninggal dunia.
- Polisi menemukan barang mudah terbakar seperti tabung gas dan sepeda motor di dalam bagasi bus yang naas tersebut.
- Barang bawaan ilegal di dalam bus diduga memicu kobaran api besar saat terjadi kecelakaan frontal di Musi Rawas Utara.
SuaraSumsel.id - Fakta baru terungkap dalam kecelakaan maut Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.
Di tengah proses penyelidikan, polisi menemukan sejumlah barang di dalam bus ALS yang terbakar hebat pada Rabu (6/5/2026) siang, termasuk tabung gas hingga sepeda motor.
Temuan tersebut kini menjadi perhatian penyidik karena diduga ikut memperparah kebakaran saat tabrakan terjadi.
Kapolres Musi Rawas Utara AKBP Rendy Surya Aditama mengatakan petugas menemukan beberapa barang di dalam maupun sekitar bus ALS saat olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Ditemukan tabung gas di bagasi, kursi kayu, mesin motor, hingga dua unit sepeda motor,” ujar AKBP Rendy Surya Aditama dalam keterangan resmi Polda Sumsel.
Menurut polisi, barang-barang tersebut diduga ikut memicu kobaran api cepat membesar setelah bus ALS bertabrakan frontal dengan mobil tangki milik PT Seleraya.
Kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB saat bus ALS dengan nomor polisi BK-7778-DL melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi.
Bus yang dikemudikan Alif (44) diduga sempat mengambil jalur kanan untuk menghindari lubang di badan jalan sebelum akhirnya bertabrakan dengan truk tangki dari arah berlawanan.
Benturan keras memicu ledakan dan kebakaran hebat pada kedua kendaraan.
Baca Juga: Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
Api dengan cepat melalap hampir seluruh badan bus ALS hingga menyisakan rangka kendaraan yang hangus di tengah Jalinsum Muratara.
Video detik-detik kebakaran bus tersebut pun viral di media sosial dan menjadi perhatian publik nasional.
Berdasarkan data terbaru Polda Sumsel, sedikitnya 16 orang meninggal dunia dalam tragedi tersebut. Sebagian besar korban mengalami luka bakar serius sehingga proses identifikasi dilakukan melalui tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.
Selain korban meninggal dunia, tiga penumpang mengalami luka berat dan satu orang kenek bus mengalami luka ringan.
Seluruh jenazah korban kini berada di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh tim forensik dan Laboratorium DNA Polri.
Sementara itu, polisi masih mendalami berbagai faktor penyebab kecelakaan, termasuk kondisi kendaraan, muatan di dalam bus, hingga kondisi jalan di lokasi kejadian.
Tag
Berita Terkait
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
Kesaksian Korban Selamat Ungkap Bus ALS Sempat Bermasalah pada Radiator Sebelum Terbakar
-
Siapa Pendiri PO ALS? Kisah Bus Legendaris Sumatera di Balik Tragedi Muratara
-
Bus ALS di Muratara Diduga Hindari Lubang Sebelum Tabrakan dengan Truk Tangki
-
Polisi Sebut Sopir Bus ALS Sempat Ambil Jalur Kanan Sebelum Tabrakan Maut di Muratara
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi
-
PTBA Raih Penghargaan Kementerian ESDM atas Kepatuhan Pembayaran PNBP
-
Dukung Pendidikan, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Keistimewaan di Sequoia School
-
Investor dari 6 Negara Jajaki Potensi Hilirisasi Sumsel dalam 3rd Sriwijaya Economic Forum 2026
-
Harga Rp2,6 Jutaan, realme C01 Punya Baterai 6.500 mAh dan Fitur NFC