SuaraSumsel.id - Emiten atau perusahaan yang bergerak di bidang perkebunnan, PT Pulau Subur memastikan memperoleh laba yang lebih tinggi di tahun 2023. Hal ini terungkap saat digelarnya Public Expose yang dilakukan PT Pulau Subur, 30 Desember 2023 lalu.
Perusahaan dengan lokasi operasional berada di kabupaten Banyuasin memproyeksikan akan membangun pabrik pengelolaan minyak goreng sawit di Sumatera Selatan (Sumsel) pada tahun 2024-2025.
Corporate Secretary PT Pulau Subur, Liawan Kristianto menjabarkan kondisi kekiniaan perusahaan di pasar bursa saham yakni jumlah saham beredar per 30 Desember 2023, mencapai 2.167.500.000 saham.
Kondisi saham ini berkapasitas pasar Rp 329.46 Milyar yang pernah meroket pada harga tertinggi di Oktober sampai dengan Desember sebesar Rp 194.
Sedangkan harga terendah terjadi pada waktu yakni sama di harga Rp 104 dengan penutupan harga per 30 Desember yakni Rp 152.
Perusahaan baru mencatat IPO di tahun 2023 telah menanam pada tahun 2003 pada 12,5 hektar (Ha). PT Pulau Subur didirikan di Palembang dengan mengantongi HGU seluas 882,56 Ha sejak tahun 2011.
"Karena itu, proyeksi ke depan perusahaan yakni membangun pabrik minyak goreng, yang merupakan bentuk bagian dari hilirisasi komoditas sawit dan komoditas turunannya," ujarnya.
Pembangunan pabrik kepala sawit nantinya, sepenuhnya bersumber dari pembiayaan internal perusahaan.
PT Pulau Subur telah membagikan dividen Interim yang merupakan kapitalisasi atas laba ditahan perseroan yang telah dibayarkan pada bulan Oktober 2022 sebesar Rp 48 miliar atau Rp27,94 per saham.
Baca Juga: 5 Lokasi Stargazing Paling Indah di Sumsel Untuk Merayakan Malam Tahun Baru 2024
Perusahaan juga memberikan dividen tunai kepada pemegang saham perseroan atas laba bersih tahun 2022 sebesar Rp 6 miliar atau Rp 3,49 per saham sebagaimana diputuskan dalam RUPS Luar Biasa pada tanggal 30 Maret 2023.
"Dengan perolehan pndapatan telah mencapai Rp40,5 miliar pada tahun 2023, sekaligus keuntungan sisa laba bersih akan digunakan sebagai laba ditahan sekaligus sebagai tambahan modal kerja Perseroan. Pembangunan pabrik diproyeksikan di angka Rp43 miliar," ucap Liawan menjelaskan.
Berita Terkait
-
5 Lokasi Stargazing Paling Indah di Sumsel Untuk Merayakan Malam Tahun Baru 2024
-
Pengguna Kendaraan Listrik di Sumsel Naik Pesat
-
Di Akhir Tahun, Pertamina Umumkan Temukan Cadangan Minyak Baru di Blok Rokan
-
Marak Dan Ilegal, Kapolda Minta Musi Banyuasin Tiru Bojonegoro Kelola Sumur Minyak
-
Kabupaten OKU Timur Sumsel Paling Rawan Politik Uang, Apa Penyebabnya?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Sosok Pria di Balik Identitas Ganda yang Diduga Tipu Dokter di Palembang, Terbongkar Usai Lebaran
-
Gandus Geger, Siswi SD Ditemukan Trauma, Diduga Korban Kekerasan Seksual Driver Ojol
-
Dituntut 12 Tahun, Eks Dirjen Perkeretaapian Divonis 8,5 Tahun di Kasus LRT Palembang
-
Rakor Dipimpin Gubernur Herman Deru, Benarkah Banjir Palembang Segera Teratasi?