SuaraSumsel.id - Dua keluarga di Kecamatan Muara Beliti, Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel) cekcok mulut sehingga terjadi saling tikam antara keluarga besan tersebut.
Cekcok mulut yang terjadi antar keluarga di Pasar Muara Beliti Kecamatan Muara Beliti, Musi Rawas Sumatera Selatan (Sumsel) bermula dari perkara bayi. Akibatnya, satu orang menjadi korban.
Peristiwa ini bermula saat keluarga korban melarang membawa bayi keluar rumah karena baru berusia seminggu. Penolakan keluarga korban ini membuat keluarga besannya meradang.
Kemudian keluarga ini melakukan penusukan atas alasan emosi melarang bayi di bawa ke luar rumah.
Kasat Reskrim Polres Musi Rawas, AKP Herman Junaidi membenarkan penangkapan pelaku penikaman besannya di lokasi tidak jauh dari lokasi rumah kejadian.
Korban meninggal dunia diketahui ialah Herman alias Manda (47) warga RT.03 Kelurahan Pasar Muara Beliti Kecamatan Muara Beliti sedangkan pelakunya Masuri (54) dan RA alias RK, keduanya juga warga RT.03 Kelurahan Pasar Muara Beliti Kecamatan Muara Beliti.
Dari hasil penyelidikan polisi diketahui jika kejadian dialaminya merupakan keluarga yang memiliki hubungan bebesan. Keluarga besan kemudian menemui korban Herman alias Manda.
Di momen itu lah, pelaku dari keluarga besan menusuk korban ke leher dan perut korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Peristiwa membuat tegang antar keluarga saling berbesan ini, terjadi pada Sabtu (23/12/2023) pagi sekira pukul 10.00 Wib Kelurahan Pasar Muara Beliti Kecamatan Muara Beliti.
Baca Juga: Berikut 3 Skema Antisipasi Kemacetan Lalu Lintas Selama Nataru di Sumsel
Berita Terkait
-
Mungkinkah Kesenian Dulmuluk Bermula di Lorong Taman Bacaan?
-
Perkara Bayi, Cekcok Maut Dua Keluarga Besan di Muara Beliti Tewaskan 1 Orang
-
Berikut 3 Skema Antisipasi Kemacetan Lalu Lintas Selama Nataru di Sumsel
-
LRT Sumsel Tambah 8 Perjalanan Saat Libur Nataru, Berikut Jadwalnya
-
82 Gereja di Palembang Dilengkapi X-Ray Dan Anjing Pelacak Saat Natal Dan Tahun Baru
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor
-
Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?