SuaraSumsel.id - Teknologi modifiksi cuaca di Sumatera Selatan (Sumsel) membuat kota Palembang hujan sore ini, Rabu (18/10/2023). Hujan yang hanya berlangsung setelah jam yakni mulai pukul 15.00 - 15.30 wib.
"Kita bersyukur akhirnya hujan dengan intensitas deras di Kota Palembang turun dan kita berharap hujan ini bisa mengatasi masalah pencemaran udara akibat kabut asap yang ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla)," kata Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang Sinta Andayani dikonfirmasi, Rabu.
Pemetaan beberapa hari lalu berdasarkan pantauan BMKG ada potensi hujan di tanggal 19 dan 20 Oktober 2023. Namun bisa saja waktunya bergeser lebih cepat dengan adanya tim teknologi modifikasi cuaca (TMC) yang dilakukan sangat membantu potensi hujan yang ada menjadi semakin maksimal.
"Misalnya dari yg potensi hujan sangat rendah bisa jadi karena proses modifikasi cuaca oleh TMC bisa turun hujan atau juga untuk menaikkan intensitas hujan," katanya.
Dengan hujan ini diharapkan asap di Kota Palembang penyebab ISPU masuk ke kategori berbahaya bisa diatasi. Selain itu wilayah lain di Sumsel yang mengalami karhutla diharapkan hujan mulai menyusul akan turun dan karhutla bisa diatasi.
Ia mengatakan musim hujan di Sumsel baru akan terjadi diperkirakan tanggal 20 Oktober ke depan.
Musim hujan diprediksi memasuki periode 20 Oktober ke depan hanya terjadi di wilayah barat Sumsel seperti Kabupaten Musirawas dan Lubuk Linggau. Namun untuk wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang merupakan wilayah paling banyak terjadi karhutla baru akan terjadi pada pertengahan bulan November 2023.
Tag
Berita Terkait
-
PJ Gubernur Sumsel Beri Saran Jangan Keluar Rumah Jika Tidak Perlu Saat Udara Berbahaya
-
Hotspot di Sumsel Naik 8 Kali Lipat, Udara di Palembang Kembali Berbahaya
-
Begini Suasana Pemakaman Habib Mahdi Syahab di Gubah Duku Sore Ini, Ramai Dihadiri Pelayat
-
Divonis 9 Tahun Penjara Karena 2 Kasus Korupsi, Mantan Gubernur Alex Noerdin Ajukan PK
-
Innalillahi, Pemimpin PA 212 Sumsel Habib Mahdi Syahab Meninggal Dunia
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Jelang Persebaya vs PSS Sleman, Bonek Punya Misi Kemanusiaan untuk Korban Karhutla
Pilihan
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
Terkini
-
Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian
-
Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M
-
Satukan Doa dan Ikhtiar, Kilang Plaju Perkuat Keselamatan Pekerja Lewat Safety Leadership
-
Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Perkuat Ketangguhan Petani Rawa Lebak Sungai Rebo Lewat Mina Padi
-
BRI Bangun Jembatan Gantung di Desa Kemang Cianjur, Mobilitas Warga Kini Lebih Aman