SuaraSumsel.id - Nama Agus Fatoni makin santer terdengar saat masa jabatan Gubernur Sumsel Herman Deru dan wakilnya, Mawardi Yahya akan berakhir pada 1 Oktober mendatang.
Agus Fatoni ialah pejabat di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan jabatan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri. Namanya bukanlah nama yang diusulkan oleh kalangan DPRD Sumsel.
Sejak awal September ini, DPRD Sumsel telah mengajukan tiga calon PJ Gubernur. Namun dari tiga nama tersebut, tidak ada yang dibawa Mendagri Tito ke Presiden Jokowi.
Belakangan muncul nama Agus Fatoni yang disebut menjadi PJ Gubernur Sumsel. Sosok Agus Fatoni bukan berasal dari usulan legislatif DPRD Sumsel.
DPRD Sumsel sudah mengajukan ketiga nama yakni Sekda Sumsel, Supriono, lalu ada nama usulan dari fraksi Golkar DPRD, Roby Kurniawan yang kekinian menjabat Staf Ahli Menteri Bidang Logistik dan Multimuda Kemenhub.
Terakhir ialah pejabat di lembaga Kementerian Agama, yakni Prof Nizar Ali yang merupakan Sekjen Kementerian Agama.
Berdasarkan sumber yang ada, Agus Fatoni merupakan putra asli Lampung. Dia kelahiran di Bahuga, Way Kanan, Provinsi Lampung pada 6 Juni 1972.
Pada tahun 2020, Mendagri Muhammad Tito Karnavian menunjuk Agus Fatoni menjadi Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Sulawesi Utara atau Gubernur Sulut.
Agus Fatoni menjadi orang nomor satu di Provinsi Sulawesi Utara mulai tanggal 26 September 2020 sampai dengan tanggal 5 Desember 2020, dia menggantikan sementara posisi Gubernur Olly Dondokambey yang saat itu melaksanakan cuti kampanye Pilkada Provinsi Sulawesi Utara
Baca Juga: Asap Karhutla Sumsel Berdampak ke Provinsi Tetangga, Kota Jambi Diselimuti Kabut Asap
Upacara penyerahan Surat Keputusan dilaksanakan oleh Mendagri kepada Fatoni dilaksanakan Jumat 25 September 2020 bertempat di Kementerian Dalam Negeri
Wakil Ketua DPRD Sumsel, Giri Ramanda Kiemas membenarkan jika pelantikan PJ Gubernur Sumsel akan berlangsung di Jakarta pada 2 Oktober 2023.
"Benar pelantikan akan berlangsung di Jakarta, yang diundang Ibu Ketua, Ibu Anita," ujarnya kepada Suara.com, Jumat (29/9/2023).
Berita Terkait
-
Asap Karhutla Sumsel Berdampak ke Provinsi Tetangga, Kota Jambi Diselimuti Kabut Asap
-
Sosok PJ Gubernur Sumsel Berasal Pejabat Kemendagri, 3 Usulan DPRD Ditolak?
-
Warga Palembang Inisiatif Liburkan Anak Sekolah Akibat Udara Berbahaya Karena Asap
-
Breaking News! PJ Gubernur Sumsel Dilantik 2 Oktober di Jakarta
-
Bukan Adik Mendagri Tito Karnavian, Sosok Ini Disebut PJ Gubernur Sumsel
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga