SuaraSumsel.id - Ada yang berbeda saat berada di Kampus Universitas Sumatera Selatan (USS) ini. Sebagai lembaga pendidikan, universitas ini pun mengenalkan penggunaan energi bersih bersumber tenaga surya.
Universitas Sumatera Selatan (Sumsel) bersama dengan Hutan Kita Institute (HaKI) mengenalkan energi bersih dengan menggunaan PLTS tenaga surya dalam aktivitas kampusnya.
Adapun gelaran Energi Bersih Goes To CampUSS juga digelar dengan Talkshow pengenalan energi bersih, atau juga dikenal dengan energi baru terbarukan.
Rektor USS H. Yudha Pratamo Mahyuddin mengatakan jika pihaknya juga berkeinginan mewujudkan instansi pendidikan nan mendukung adanya transisi energi nan baik bagi pembanguan daerah. Hal ini pun akan membuat pembangunan Sumsel menjadi berkelanjutan.
"Penggunaan awalnya di kawasan perpustakaan dan kampus USS. Ini sangat bermanfaat bagi kampus kami. Selain itu ini pun menjadi bagian proses pendidikan kepada mahasiswa dan kehidupan kampus agar lebih mengenal transisi energi," ujarnya pada kesempatab launching program ini.
Sedangkan Kepala Dinas ESDM Provinsi Sumatera Selatan, Hendriansyah mengungkapkan Sumsel sebagai daerah lumbung energi juga berupaya melakukan transisi energi. Upaya transisi energi cenderung memanfaatkan sumber energi baru terbarukan yang bisa berasal sinar matahari, air, angin serta sumber energi nabati lainnya.
"Sumsel juga sudah sudah menerapkan di kehidupan di perkantoran seperti kantor di Pemda sudah menggunakan PLTS tenaga surya, dan juga ada inisiatif warga menggunakan sumber energi yang sama," ujarnya.
Pada kesempatan ini, pun dilakukan MoU Rektor USS dengan Kepala LPPM USS, Selly Ratna Sari, S.Pi, M.Si tentang Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2023 dan Pendanaan Program Mahasiswa Tahun Anggaran 2023.
Baca Juga: Nelayan KNP Sumsel Bantu Warga Pesisir dan Dorong Pelestarian Ekosistem Sungai
Tag
Berita Terkait
-
Terungkap, Kericuhan di Klub Malam Terkenal di Palembang Hanya Karena Masalah Sepele Ini
-
Barang Elektronik Banyak Rusak Karena Listrik Padam, Warga Muara Enim Gugat PLN
-
Alasan Pensiun Berpolitik Harnojoyo Setelah Nama Tak Ada di Daftar Caleg Demokrat Ramai Dikomentari
-
BREAKING NEWS! Duel Berdarah Keluarga di Palembang, Keponakan Habisi Nyawa Bibi
-
Perumnas Tawarkan Ribuan Hunian Apartemen di Jakabaring Palembang, Segini Harganya
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap