SuaraSumsel.id - Belum lama ini beredar video yang memperlihatkan keributan antara pengunjung dan pengelola parkir yang meminta uang parkir Rp 10 ribu per jam. Video mengenai keributan ini pun kemudian viral di media sosial sehingga berujung permintaan maaf dari pengelola.
Kisruh ini bermula dari pengunjung wanita yang mendatangi lokasi parkir pasar 16 Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Diakuinya ia belum lama berada di lokasi parkir tersebut, meski kemudian dia diminta agar membayar parkir Rp10 ribu per jam.
Kemudian terjadi perselisihan dengan petugas parkir yang mengelola lokasi tersebut. Petugas tersebut menyebutkan jika penerapan tarif parkir akan berlangsung sama meski baru masuk, atau sudah 1 jam atau 2 jam berada di lokasi tersebut.
Bahkan disebutkan jika kebijakan tersebut berasal dari pengelola parkir yang sudah disetujui oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang. Disebut juga jika bos dari Dishub Palembang tersebut bernama Mak Wo atau Hj. Herlina.
"Ngapo baru masuk sudah keno Rp10 ribu per jam," tanyo pengendara wanita tersebut.
Mendapatkan pertanyaan tersebut, petugas parkir kemudian memaksa membayar sembari menyebutkan jika keputusan tersebut sudah disetujui oleh bos tersebut bersama dinas perhubungan.
Sang pengendara wanita pun kemudian mempertegas jika di lokasi parkir tersebut terdapat ketetapan jika parkir mobil hanya dikenakan Rp4.000 per jam.
Kekinian diketahui jika pengelola parkir tersebut mengucapkan permintaan maaf.
Adapun beberapa akun publik pun membagikan kronologis kejadian kisruh parkir di pasar 16 ilir Palembang tersebut.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Guru Honorer Way Kanan Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai OKU Sumsel
"Masalahnyo tadi saya dan tmn tmn mau ke kopi agam di area pasar 16,"
"Kami pas masuk pintu parkir di kasih karcis parkir dan di mintai uang 10 Rb ,di situ kami ngeraso sdh kesel krna di minta di awal,"
"Singkat cerito kami pas di dalem ado tukang parkir lagi , tros pas kami nak balek nak dimintak lg parkir oleh yg jago tmpt bayar parkir pintu keluar di situlah kami kesel,"
"Kami tanyo ngapo cak ini sistemnyo dan kenapo jg di mintai duit parkir di awal padahal harusnyo tarif parkir per jam 4000 tp mereka hapus angko 4000 di plang parkir itu,"
"Blm tentu wong parkir lbh dr sejam dsn . Alasan mereka matok tarif parkir 10 rh atas perintah wong dishub yg di sebut oleh mereka tadi mak wo H dan kak J,"
Berita Terkait
-
BREAKING NEWS! Pasutri Pengurus Partai Gelora PALI Tewas Lakalantas di Jalan Tol Kayu Agung
-
Genap Sebulan, Jemah Haji Embarkasi Palembang Idun Rohim Zen Hilang di Arafah
-
BREAKING NEWS! Sopir Angkutan Batu Bara Tewas di Jalan Servo PALI, Diduga Dibunuh
-
5 Fakta Selebgram Palembang Novi Atezan Diamuk Lesti Kejora Karena Konten 'Cekik Banting Dedek'
-
Bubur Suro di Palembang, Tradisi Muharram Ratusan Tahun Dikenal Lebaran Anak Yatim
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Detik-detik Wagub Babel Ditahan, Pakai Rompi Tahanan Merah lalu Bungkam
-
Kartu ATM Tertelan, Saldo Rp17 Juta Raib, Begini Kronologi yang Dialami Nasabah di Palembang
-
Harta Sekda Palembang Disorot Usai Didemo ke KPK, Begini Isi LHKPN Terbarunya
-
Setelah Lampung Viral, Warga Banyuasin Juga Patungan Hampir Rp1 Miliar Demi Jalan Rusak
-
BRIvolution Reignite Kian Akseleratif, Perkuat Peran Danantara dalam Mendorong Ekonomi Nasional